0 menit baca 0 %

Ka MTs N 1 ikuti sosialisasi program Induksi bagi guru pemula

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Kepala MTs N 1 Rokan Hilir Abdul Afiffuddin MD,  S.Ag, M.Pd.I, mengikuti Kegiatan Sosialisasi Program Induksi bagi Guru Pemula Madrasah ( PIGP-MA ) di Aula Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir, Selasa (24/05/2022).Acara Sosialisasi diselenggarakan Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad)...

Rokan Hilir (Inmas)- Kepala MTs N 1 Rokan Hilir Abdul Afiffuddin MD,  S.Ag, M.Pd.I, mengikuti Kegiatan Sosialisasi Program Induksi bagi Guru Pemula Madrasah ( PIGP-MA ) di Aula Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir, Selasa (24/05/2022).

Acara Sosialisasi diselenggarakan Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) ini menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Prop. Riau, Dr. H. Muliardi, M. Pd sebagai pemateri dan dihadiri oleh sebahagian besar Kepala dan Operator Madrasah se-Kab. Rokan Hilir.

Usai sosialisasi, Abdul Afiffuddin MD Menanggapi, program ini sangat bermanfaat dan harus ditindaklanjuti dengan menggelar pertemuan beberapa guru pemula di madrasah yang ia pimpin.

“Setelah ini kami akan mengadakan kegiatan serupa di MTs N 1 dengan beberapa guru, agar pengetahuan yang diterima hari ini tidak berhenti sampai di sini,” ungkapnya penuh semangat.

Ia melanjutkan, ada dua hal penting yg akan kita sampaikan nanti. Pertama menyarankan kepada guru pemula agar segera memulai menyusun laporan dengan mengacu  kepada juknis yang ada, baik yang tertuang dalam Permen Diknas No. 27 Th. 201 tentang Program Induksi Bagi Guru Pemula, maupun KMA No. 1006 Th. 2021 tentang Pedoman Pengangkatan Guru oleh Masyarakat.

Hal kedua yang akan kita sampaikan nanti adalah, diminta kepada guru pemula agar banyak-banyak bertanya kepada guru-guru senior, baik dalam hal yang berorientasi kepada proses kegiatan pembelajaran maupun dalam hal pengenalan karakteristik lingkungan dan warga madrasah, khusunya siswa.

“ini penting, selain sebagai penentu proses lanjutan dari seorang guru, terlebih lagi dalam hal kepangkatan bagi mereka yg masih berstatus CPNS,” tandanya. (Afdn)