Bandung - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau diwakili Kabid
Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Dr. H. Edwar S Umar, M. Ag
menghadiri Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (Posadin) Nasional
ke – V di Bandung, Kamis Malam (1/12/22). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung
Indoor Komplek Stadion si Jalak Harupat , Bandung tersebut dibuka oleh Menteri
Agama RI yang diwakili Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Prof. Dr.
H. Waryono, S. Ag, M. Ag.
Dalam sambutannya Waryono mengatakan meskipun Kementerian Agama
Organisasi vertikal, saat ini sedang diupayakan kontribusi Pemerintah kepada
Madrasah dan pendidikan keagamaan lainnya.
“secara sistematis sedang diupayakan untuk bagaimana pemerintah daerah berkontribusi dan memiliki perhatiannya lebih kepada Madrasah, kepada pendidikan diniyah, kepada pesantren karena sejatinya pendidikan yang komprehensif itu adanya di pesantren dan di pendidikan keagamaan”.
Lebih lanjut Waryono 4 model pendidikan pada Pondok Pesantren dan
Pendidikan Diniyah.
“pesantren dan pendidikan diniyah telah mengintegrasikan 4 hal model pendidikan yakni olahraga, olah rasa, olah jiwa dan olah karsa, dengan mengolah 4 potensi yang ada didalam diri kita maka anak – anak kita akan lahir menjadi manusia yang smepurna atau manusia yang insan kamil”.
Kontingen Posadin Riau berjumlah 61 orang dengan official, pelatih  dan 36 orang peserta yang akan tampil pada
semua cabang yang diperlombakan.
Kegiatan yang diikuti utusan Provinsi se Indonesia tersebut juga dihadiri
pejabat Ditjen Pendidikan Islam, Gubernur Jawa barat yang diwakili Staf Ahli
Hukum dan Pemerintahan, Ka. Kanwil Kemenag Jawa Barat, Karo Kesra Jawa Barat, Sub
koordinator Diniyah dan LPQ Kemenag Pusat Drs.H.Opa Mustopa, MA, Â Kabid Pendidikan Agama dan Keagaaan islam
serta Sub koordinator Diniyah dan LPQ Kanwil Kemeng se Indonesia, Ketua FKDR
Pusat serta forkopimda Jawa barat  dan
Undangan lainnya.