0 menit baca 0 %

KABID PENMAD Dr. H. MULIARDI, M.Pd SELAKU NARSUM DIKLAT KAUR TATA USAHA MADRASAH KAB INHU

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Tata usaha sebagai unit khusus yang menangani berbagai pekerjaan administratif mutlak diperlukan pada lembaga Madrasah. Dengan adanya unit tata usaha, maka kegiatan administratif yang ada di Madrasah dapat berjalan dengan baik dan lancar.Peran dan fungsi tata usaha adalah un...

Indragiri Hulu, (Inmas). Tata usaha sebagai unit khusus yang menangani berbagai pekerjaan administratif mutlak diperlukan pada lembaga Madrasah.
Dengan adanya unit tata usaha, maka kegiatan administratif yang ada di Madrasah dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Peran dan fungsi tata usaha adalah untuk melayani dan menatausahakan segala bentuk administrasi mulai dari administrasi peserta didik/kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana dan prasarana, kurikulum, persuratan/kearsipan dan administrasi lainnya yang dilakukan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi.
Untuk itu, Kepala Urusan Tata Usaha Madrasah harus memiliki kompetensi yang mumpuni yang didapatkan melalui salah satunya mengikuti diklat.
Terkait dengan hal tersebut, Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu menginisiasi diklat kerjasama antara FKKMA (Forum Komunikasi Kepala Madrasah Aliyah) Kab. Inhu dengan Bdk. Padang taja Pelatihan Teknis Manajemen Pengelolaan Administrasi Bagi Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) Madrasah di Lingkungan Kankemenag Kab. Inhu. Pelaksanaan dari 20 s.d 25 Juni 2022, tempat di MAN 1 Inhu diikuti sebanyak 74 peserta terdiri dari Kaur TU jenjang MI; MTs; dan MA se- Kab. Inhu dan dibagi dalam dua angkatan, ujar Kasi Penmad Kankemenag Kab. Inhu Hendriadi, S.Ag., M.Pd.I.
Kamis 23 Juni 2022, sesuai dengan jadwal yang disusun oleh Bdk. Padang, maka Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Muliardi, M.Pd selaku salah seorang narsum menyampaikan materi Kebijakan Pembangunan Bidang Keagamaan.
Mengawali pemaparan materinya, H. Muliardi meminta kepada peserta untuk mendemonstrasikan Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama yakni, Integritas; Profesionalitas; Inovasi; Tanggung jawab; dan Keteladanan.
Pembangunan bidang keagamaan merupakan upaya mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, maju, mandiri, dan sejahtera lahir batin dalam kehidupan penuh toleransi, selaras, seimbang dan berkesinambungan. Sejalan dengan itu, pembangunan agama menjadi prioritas dan sebagai bagian tidak terpisahkan dari pembangunan nasional, demikian rangkaian materi yang disampaikan Kabid Penmad, H. Muliardi.(tulang)