Siak (Inmas) - Gudep MI As Sidiqiyah bekerjasama dengan BAZNAS Kab. Siak menggelar dongeng amal bersama Kak Jho (pendongeng nasional) dari Perawang di lapangan madrasah pada Kamis (08/09), dalam rangka penggalangan dana untuk pembangunan masjid muallaf center Dusun Mungkal Kampung Penyengat Kecamatan Siak.
Kamabigus sekaligus Kepala MI As Sidiqiyah al Ustadz Idris, S.Pd.I dalam sambutan mengatakan bahwa kak Jho merupakan salah satu murid beliau ketika mengajar di Perawang tahun 2005 yang sukses sekarang menjadi pendongeng nasional. Beliau berpesan, “Jika ananda semua punya cita-cita, harus rajin-rajinlah belajar. Kalau belajarnya tidak rajin dan semangat mana mungkin bisa meraih cita-cita.” Pesan beliau.
Beliau melanjutkan, “Intinya kepada ananda semua, tetap semangat dan ceria. Tidak ada yg sedih karena hari ini kita bersama bersenang-senang untuk mendengarkan cerita-cerita bermanfaat.” Ucap beliau.
“Donasi hari ini akan dikumpulkan demi lancarnya pembangunan masjid muallaf center yang ada di Dusun Mungkal Kecamatan Sungai Apit. Disana banyak saudara-saudara kita yang baru masuk Islam (Muallaf), jadi membutuhkan sarana dan prasarana yang lengkap untuk beribadah, terutama Masjid. Mudah-mudahan dari infak ini bisa menjadi amal jariyah bagi kita semua. Aamiin.” Doa beliau yang diakhiri dengan takbir.
Sebelum mendengarkan dongeng kak Jho bersama boneka jojo, seluruh donasi dikumpulkan. “Alhamdulillah terkumpul sebesar Rp. 14 juta lebih, yang insya Allah akan diserahkan langsung ke Baznas Kab. Siak setelah selesai dongeng amal dari Kak Jho hari ini.” Kata bu Reni Safitri, S.Pd.I selaku bidang sosial MI.
Serunya dongeng kak Jho. Seluruh siswa-siswi tampak larut mendengarkan. Suasana semakin riuh ketika kak Jho menampilkan bonekanya yang bernama Jojo. Terlihat mereka tertawa sembari bertepuk tangan riang gembira. Dalam dongengnya Kak Jho mengambil sebuah kisah dari surah al Qoshos tentang Qorun yang sombong dengan kekayaannya, beliau pun berpesan janganlah menjadi orang sombong karena orang sombong pasti akan binasa. (Humas MI As Siddiqiyah)