Bengkalis (inmas)- Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provinsi Riau tinggal menghitung hari. Event religi yang kali ini dipusatkan Bagan Siapi Api, Rokan Hilir itu, rencananya akan dilaksanakan 22 s.d. 30 Juli 2022 mendatang.
Guna mematangkan kesiapan keikutsertaan Kabupaten Bengkalis di helat MTQ Riau ke-40, Kepala Kantor Kementerian Agama( Kakan Kemenag) Kabupaten Bengkalis H.Khaidir di dampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Mahzum mengikuti rapat final helat MTQ Riau yang di taja oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dilaksanakan di Ruang Rapat Hang Tuah, Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Rabu 20 Juli 2022.
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, H Bustami HY dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Andris Wasono beserta tamu undangan lainnya dengan agenda utamanya mendengarkan laporan akhir masing-masing koordinator.
Dalam arahannya, Bustami mengingatkan masing-masing koordinator, karena pelaksanaan MTQ Riau tinggal beberapa hari lagi, seluruh persiapan harus matang dan tersusun dengan baik.
"Seluruh panitia yang terlibat agar mematangkan semua aspek secara detil, seperti mekanisme keberangkatan, pendaftaran peserta, akomodasi, transportasi, konsumsi, pengamanan, medis, pameran, pawai taaruf dan lain sebagainya," pesan Bustami.
"Mengingat berdasarkan laporan sementara koordinator pawai taaruf, Kabupaten Bengkalis akan mengikutsertakan peserta pawai sebanyak 897 orang, diluar ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan," ucap Bustami.
Kemudian, pameran bazar juga diharapkan sebagai ajang promosi produk lokal Negeri Junjungan. Dengan harapan, masyarakat luar, semakin mengenal produk-produk unggulan Kabupaten Bengkalis.
Terakhir, khusus kepada peserta MTQ asal Negeri Junjungan, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Bengkalis itu juga berharap agar memberikan yang terbaik saat lomba nantinya.
"MTQ Riau sebelumnya, kita mendapat juara dua. Melihat dari persiapan seluruh peserta kita harus optimis bisa lebih baik. Mari kita dukung dan doakan agar kafilah Kabupaten Bengkalis bisa juara umum," doanya mengakhiri.