0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Bengkalis lakukan silahturahim dan Pembinaan pada 4 (Empat) Ponpes Kec.Mandau Dan Batin Solapan

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Drs.H.Khaidir melakukan pembinaan sekaligus survei izin operasional di 4 (Empat) Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Jumat (11/03/2022)Tampak mendampingi Kakan Kemenag Kasubbag Tu H.Zulkarnaen.S.Ag,...

Bengkalis (Inmas)–Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis Drs.H.Khaidir melakukan pembinaan sekaligus survei izin operasional di 4 (Empat) Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Jumat (11/03/2022)

Tampak mendampingi Kakan Kemenag Kasubbag Tu H.Zulkarnaen.S.Ag,Ā  Kasi Pendidikan Madrasah sekaligus sebagai PLh Kasi Pendidikan Pondok Pesantren H.Lukman .S.Si. MA, turut serta dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) rayon 2 Dr.H.Khairudin Sholeh.M.Pd.

Pondok Pesantren yang mendapat kunjungan dari Kakan Kemenag BengkalisĀ  adalahĀ  Ponpes Tahfis Al-Ushuah Kecamatan Mandau, Ponpes Sabilul Jannah Kecamatan Bathin Solapan, Ponpes Al-Halal Kecamatan Bathin Solapan dan Ponpes Al-I’dalussunny Bathin Solapan.

Kunjungan Kakan Kemenag beserta rombongan disambutĀ  dengan penuhĀ  antusias oleh Pimpinan Ponpes para Guru Serta Santri.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silahturahim antara Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis dengan Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan.

Kakan Kemenag dalam sambutannya mengharapkan agar Pondok Pesantren menjadi garda terdepan dalam membangun dunia pendidikan berbasis agama dan keagamaan yang berkualitas serta sebagai tempat untuk mengajarkan dan menanamkan rasa nasionalis bagi para santri agar sikap, Pemahaman danĀ  pengamalan ajaran agama serta rasa mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia tumbuh dan berkembang dengan baik dilingkungan Pondok Pesantren.

Salah satu Program Kementerian Agama adalah Moderasi Beragama sebagai cara pandang dalam menjalankan kehidupan agama secara berimbang , adil dan moderat,Ā  tidak eksklusif, , tidak ekstrim dan terhindar dari paham radikalisme. Untuk itu melaluiĀ  Pondok Pesantren sebagai tempat para santri dididik dan dibina oleh para Ustadz dan Ustadzah diharapkanĀ  dapatĀ Ā  menjadi pelopor danĀ  berperan aktif dalam membangunĀ  kehidupanĀ  agama yang moderat denganĀ  mengedepankanĀ  sikap toleransi yang tinggi baikĀ  di tingkat lokal Nasional maupun Global.