0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Dumai Ajak ASN Kemenag Dumai Jaga Kerukunan Umat Beragama

Ringkasan: Dumai (Inmas) Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Alfian, M.Ag mengajak seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Kementerian Agama Kota Dumai dan termasuk dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Dumai untuk menjaga kerukunan umat beragama yang...

Dumai (Inmas) – Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Alfian, M.Ag mengajak seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Kementerian Agama Kota Dumai dan termasuk dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Dumai untuk menjaga kerukunan umat beragama yang telah terangkai dengan baik.

Ia mengungkapkan, Kota Dumai yang terkenal dengan budaya melayu ini, terbuka serta menerima dari manapun. Sehingga di Kota Dumai sendiri saat ini sudah terdiri dari berbagai etnis atau suku, budaya, agama  dan lainnya, namun kondisi di Kota Dumai tetap aman dan kondusif.

“Jadi suasana ini harus kita pelihara, harus kita perhatikan,” kata Kakan Kemenag Duami, di Hotel Grand Zuri Dumai, Jumat (19/08/2022).

Apalagi, ujar Kakan Kemenag Dumai, untuk membangun suatu daerah diperlukan dukungan semua pihak, seperti dimulai dengan menjaga kerukunan dan kedamaian di daerah.

“Karena itu, suasana di Kota Dumai harus kita pertahankan. Karena semua agama di sini juga ada. Karena itu mari kita pelihara itu, tetap aman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kakan Kemenag Dumai juga menyebutkan, sebagai upaya menjaga kerukunan, dan menjaga suasana yang aman dan kondusif itu diperlukan kerja sama baik dari paguyuban, berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lainnya, pungkasnya.

Hal ini artinya, kondisi daerah yang aman harus diciptakan serta terus di jaga, agar masyarakat juga dapat sejahtera. Kalau terjadi persoalan, harap Kakan Kemenag Dumai, lakukan musyawarah agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Jadi hal-hal ini lah suasana perlu kita jaga kondusif, jika ada perbedaan atau  persoalan  mari kita bersama diselesaikan dengan musyawarah,” tutupnya. (Arief)