Dumai (Inmas) – Kepala Kantor
(Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian
Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Sudarmanto menghadiri Pertemuan Percepatan
Universal Health Coverage (UHC) Kota Dumai Tahun 2022 dan Penandatanganan
Komitmen Bersama Terkait Riau Menuju Jaminan Kesehatan Semesta 1 Januari 2024
yang ditaja oleh Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota
Dumai.
Acara yang dilangsungkan di Ballroom
salah satu hotel di Kota Dumai ini, dihadiri Wali Kota Dumai dalam hal ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, H. Indra Gunawan, S.IP, M.Si, Kamis (29/09/2022).
Turut hadir, Kepala Dinkes
Provinsi Riau H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes, Unsur Forkopimda Kota Dumai atau
yang mewakili, pimpinan Kepala OPD dilingkungan Pemko Dumai, pimpinan Instansi
Vertikal, Camat dan Lurah dilingkup Pemko Dumai.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam
rangka optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),
peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan untuk menjamin
keberlangsungan program JKN sesuai Intruksi Presiden No 1 Tahun 2022.
Kepala Dinkes Dumai, dr. Syaiful,
MKM, dalam laporannya mengatakan, dari 331.445 total jumlah penduduk Kota
Dumai, yang sudah mempunyai jaminan kesehatan 89% atau sebanyak 291.598 jiwa.
“Yang belum mempunyai jaminan
sekitar 23.000 jiwa. Target kita untuk mencapai UHC dan terkait Riau menuju
Jaminan Kesehatan Semesta per 1 Januari 2023 yaitu 95% atau sebanyak 314.572
jiwa,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Kota Dumai,
Indra Gunawan mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Riau, khususnya Pemko
Dumai sangat berkomitmen dalam melaksanakan Amanat Undang-Undang No. 36 Tahun
2009 tentang kesehatan yang menegaskan bahwa setiap orang mempunyai hak yang
sama dalam memperoleh akses dan sumber daya dibidang kesehatan dan memperoleh
pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau.
“Dumai termasuk daerah dengan
APBD yang kecil di Provinsi Riau. Walau begitu, tidak menjadikan itu sebagai
penghambat Pemko Dumai dalam mengoptimalkan program JKN. Hal ini dibuktikan
dengan Khidmat Kesehatan yang merupakan salah satu program unggulan Pemko
Dumai,” tuturnya.
Lanjutnya, dengan besarnya jumlah
anggaran yang dianggarkan, menunjukkan bahwa Pemko Dumai sangat berkomitmen
dalam melaksanakan dan mewujudkan amanat undang-undang serta berupaya maksimal
demi terwujudnya UHC di Provinsi Riau dengan target 1 Januari 2024.
“Semoga dengan adanya
Penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Jaminan Kesehatan Semesta 1 Januari
2024 di Riau, tujuan pemerintah pusat dan daerah dalam melaksanakan program
negara untuk memberikan kepastian, perlindungan, dan kesejahteraan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia khususnya dibidang kesehatan dapat terwujud,” harap Indra.
Disisi lain, Kepala Dinkes
Provinsi Riau H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes mengapresiasi upaya dan langkah yang
dilakukan Pemko Dumai untuk melakukan percepatan Jaminan Kesehatan Semesta per
tanggal 1 Januari 2024 di Provinsi Riau, yang sebelumnya telah dilakukan
penandatanganan komitmen bersama kepala daerah pemerintah Kabupaten/Kota se
Riau di Pekanbaru.
Tambah Arifin, sebagai gambaran,
di Provinsi Riau Jaminan Kesehatan Semesta hanya 79% per 1 Januari 2022,
sementara nasional baru 86%.
“Nah, untuk Kota Dumai sudah
mencapai 89%, sudah berada diatas pemprov dan pemerintah Pusat. Untuk itu,
kepada Pemko Dumai kami berharap, kalau memang bisa mencapai target sebelum 1
Januari 2024, ya kenapa tidak. Setahun lebih cepat dari target yang telah ditetapkan,
ini lebih baik,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan
Penandatanganan Komitmen Bersama Terkait Riau Menuju Jaminan Kesehatan Semesta
1 Januari 2024.
Selain itu, dalam kegiatan ini
juga dilaksanakan Panel Diskusi yang dimoderatori oleh Kepala Bidang Pelayanan
Kesehatan Dinkes Kota Dumai, dr. Mery Afrita, dengan narasumber Kepala Dinkes
Provinsi Riau dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Dumai. (Arief)