0 menit baca 0 %

Kakan Kemenag Dumai Hadiri Rakorda FKUB Se-Provinsi Riau

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Alfian, M.Ag menghadiri Acara Pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Provinsi Riau, Jumat (19/08/2022) bertempat di Ballroom Hotel Grand Zuri Jalan Sudirman Kota Dumai.Kegi...

Dumai (Inmas) - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Drs. H. Alfian, M.Ag menghadiri Acara Pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Provinsi Riau, Jumat (19/08/2022) bertempat di Ballroom Hotel Grand Zuri Jalan Sudirman Kota Dumai.

Kegiatan Rakor tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau (Gubri) Drs. H. Syamsuar yang ditandai dengan pemukulan gong bersama para Pejabat Tinggi Provinsi Riau dengan mengambil tema “Membangun Sinergisitas Umat Beragama di Provinsi Riau Untuk Meningkatkan Indeks Kerukunan Menuju Tahun Toleransi 2022,” yang berlangsung selama dua hari dari hari Jum'at s.d Sabtu tanggal 19 s.d 20 Agustus 2022 dengan jumlah peserta rakor 60 orang.

Mengawali rapat tersebut, Gubri menyebutkan diperlukannya sinergi dari semua pihak, untuk membangun sebuah daerah terutama Provinsi Riau.

Untuk diketahui, FKUB adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.

Oleh karenanya, Gubri mengajak melalui Rakorda FKUB se-Riau ini untuk terus bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama. Menjaga kerukunan yang sesuai dengan bhineka tunggal ika.

“Mari kita saling menghormati setiap agama, serta hidup rukun sehingga persatuan tetap terjaga,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga, Gubri Syamsuar menerima penghargaan sebagai “Tokoh Kerukunan Provinsi Riau”. Ia menyampaikan, terima kasih kepada FKUB Riau telah memberikan penghargaan ini.

“Sebenarnya ini memang sudah tugas kami selaku pemerintah. Karena pemerintah bagaimanapun menciptakan suasana aman dan kondusif di semua daerah,” ucapnya.

Sehingga, ungkapnya, pemerintah bersama Kementerian Agama, melakukan upaya untuk menciptakan suasana aman dan kondusif. Agar tidak ada istilah saling bentrok atau saling salah paham antar umat beragama.

“Karena itu pemerintah melalui Kementerian Agama dan, melalui Mendagri sudah membuat peraturan bersama dalam rangka mengakomodir adanya FKUB ini,” jelasnya.

Disebutkannya, untuk mendukung kegiatan FKUB ini juga telah ditetapkan anggaran sesuai regulasinya. Tujuan FKUB ini, tentunya diharapkan tercipta situasi aman dan kondusif di daerah.

“Tentunya tidak ada kepala daerah yang tidak ingin daerah aman. Untuk mari bersama ini kita jaga kerukunan khususnya antar umat beragama, bersama kita bangun daerah ini,” tutupnya.

Kegiatan yang dihadiri para pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau tersebut, juga menganugerahkan kepada Kakanwil Kemenag Riau Dr. H. Mahyuddin, MA sebagai Tokoh Moderasi Provinsi Riau sedangkan Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar sebagai Tokoh Kerukunan Provinsi Riau.

Turut hadir Walikota Dumai, Kepala Kesbangpol Riau, Sekda Kota Dumai, Kepala Kesbangpol Kota Dumai, Forkompinda Kota Dumai, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Kepala Biro Kesra Provinsi Riau, Pengurus FKUB Riau, Ketua FKUB Kota Dumai Drs. H. Ismail Abas, MA berserta para Pengurus FKUB Kota Dumai, Pengurus FKUB se-Propinsi Riau, Tokoh Perwakilan Agama dan beberapa organisasi masyarakat serta tamu undangan. (Arief)