Dumai (Inmas) - Kementerian Agama
(Kemenag) Kota Dumai memberikan bimbingan dan pembinaan kepada Ketua Regu
(Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Dumai, Kamis
(02/06/2022) di Aula Pertemuan Kantor Kemenag Dumai , Jalan Tuanku Tambusai,
Bagan Besar, Kota Dumai.
Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai,
Drs. H. Alfian, M.Ag mengatakan kesabaran dan ketelatenan sangat dibutuhkan
oleh Karu dan Karom selama menunaikan ibadah haji. Karu dan Karom merupakan
perpanjangan tangan dari Ketua Kloter dalam hal memberikan pelayanan kepada
tamu-tamu Allah di tanah suci.
“Karu dan karom memiliki peran
strategis yang sangat mendukung dalam melaksanakan segala ritual pelaksanaan
ibadah haji. Maka bimbingan dan pembinaan ini sangat perlu dilaksanakan sebelum
keberangkatan ”, tutur H. Alfian.
Selain itu, H. Alfian meminta
kepada segenap Karu dan Karom untuk bertanggung jawab penuh dengan memiliki
sifat tawadhu dalam mengkondisikan semua kegiatan yang menyangkut banyak orang.
Oleh karena itu, Karu dan Karom
harus memiliki juklak dan juknis sebelum keberangkatan ke tanah suci, hal
tersebut dilakukan supaya dalam pelaksanaan ibadah haji dapat meminimalisir
segala masalah atau kekeliruan dalam melaksanakan semua rangkaian perjalanan
haji.
“Kritik dan saran yang merupakan
bagian dari hak-hak jama’ah haji harus dapat diterima oleh karu dan karom
dengan lapang dada selama berada di tanah suci”, pungkas H. Alfian.
Sementara itu, Kasi
Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Drs. H. Sudarmanto dalam kesempatan yang
sama mengatakan Karu dan Karom harus bisa menjalin kerjasama yang baik antara
Karu dan Karom yang lain. Hal tersebut dilakukan supaya ada saling komunikasi,
sehingga diharapkan dapat meringankan masalah pada jama’ah dalam satu kloter.
“Pembekalan dan pembinaan karu
dan karom selama satu hari, diharapkan dapat memantapkan tugas pokok dan
fungsi (tupoksi) dengan amanah sebagai
pendamping jama’ah haji selama ditanah air maupun di tanah suci”, pungkas H.
Sudarmanto. (Arief)