Kemuning (Inmas) - Pelaksanaan MTQ ke 53 Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2023 berpusat di Astaka Utama yang berlokasi di lapangan bola Raja Mahmud Selensen Kecamatan Kemuning yang digelar sejak tanggal 18 s/d 23 September 2023 telah di tutup secara resmi. Sabtu, (23/09).
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke 53 Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2023, berjalan dengan lancar dari awal hingga malam penutupan.
Adapun rangkaian acara malam penutupan MTQ ke 53 Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2023dibuka dengan mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Pembacaan Kalam Illahi, Pembacaan Doa, Penampilan persembahan, Sambutan Bupati Indragiri Hilir, Pembacaan Keputusan Dewan Hakim tentang Pemenang Lomba dan Peraih Juara MTQ tingkat kabupaten Indragiri Hilir, Pemberian hadiah pemenang lomba dari masing – masing cabang dan penyerahan langsung Piala Bergilir, selanjutnya sambutan sekaligus menutup pelaksaan MTQ ke 53 tingkat kabupaten Indragiri Hilir.
Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir H Harun SAg MPd didaulat menjadi pembaca Do'a. Serangkaian Do'a terucap rasa syukur karena kegiatan berjalan lancar.
Disamping itu, H Harun juga menyampaikan ucapan selamat kepada khafilah yang meraih juara. “Dengan adanya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an, diharapkan akan menjadi penyebab lahirnya generasi yang unggul, profesional, dan Qur’ani untuk Inhil yang lebih maju, serta bisa menggemakan syiar Islam baik pada saat pelaksanaan maupun pasca pelaksanaan MTQ ini, ungkap Harun.”
Selanjutnya H Harun juga mengatakan salah satu dari tujuan pelaksanaan MTQ ini adalah untuk memantapkan nilai agama di tengah masyarakat dan mengembangkan pendidikan Al-Qur’an di masyarakat.
“Suksesnya MTQ ini akan ditandai dengan adanya dampak berupa pembentukan mental dan karakter yang mewarnai perilaku manusia di tengah masyarakat. Karakter yang terbentuk dari nilai-nilai Al-Qur’an ini diharapkan akan mampu menjadi sumber inspirasi dalam menyelesaikan berbagai masalah, mulai dari lingkup individu, masyarakat, hingga dalam kehidupan sehari-hari". jelas Harun kepada Tim Inmas. ***(Ria/Utar/HD)