Rokan Hilir (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir mengikuti acara Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) di Grand Centre Hotel Pekanbaru, Sabtu (1/10/2022).
Kegiatan Ngopi diadakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau bekerjasama dengan MAN 1 dan MAN 2 Pekanbaru . Sebagai narasumber adalah Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr.H.Zainut Tauhid Sa'adi ,M.Si
“Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan wawasan tentang perkembangan dunia pendidikan di Indonesia khususnya di Provinsi Riau, serta menyerap isu isu terkini tentang pendidikan islam,” jelas H.Naini.
Dalam sambutan pembukaannya,Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr.H.Mahyudin,MA menyampaikan, masa depan bangsa Indonesia maju mundurnya tergantung bagaimana kualitas dunia pendidikan di Indonesia. Dan mengucapkan terimakasih kepada Wakil Menteri Agama yang telah meluangkan kesempatannya dalam acara tersebut untuk menyampaikan materi.
“Ada berbagai isu aktual tentang dunia pendidikan baik nasional ataupun lokal, diantaranya terkait dengan kebijakan lima hari sekolah dan kebijakan implementasi kurikulum merdeka, ,” tutur Kakanwil.
Sementara itu dalam paparannya, Wamenag menjelaskan bahwa situasi saat ini bergerak sangat cepat , lincah, fluktuatif dan labil . Untuk mengatasi hal ini Allah SWT memberikan kepada manusia tuntunan yaitu harus mempunyai mindset pemikiran kedepan dan orientasi masa depan. Apa yang kita laksanakan sekarang harus berfikir sekian tahun kemudian, bukan untuk enam tahun kedepan saja.
“Situasi saat ini penuh dengan ketidak pastian , untuk menghadapi ketidak pastian harus ada keterikatan . Misalnya saat madrasah ingin memajukan madrasahnya , tentu harus dibuat wali murid terikat dengan sekolah tersebut , guru guru harus mau melaksanakan tugas sebaik baiknya untuk memajukan dunia pendidikan tersebut , kalau hal ini tidak ada keterikatan tentu tidak berhasil,” terang Wamenag.
Sementara itu pada saat ditemui selesai acara, H.Naini mengatakan bahwa pendidikan islam itu tidak sama dengan pendidikan agama islam. Kalau kita bicara pendidikan agama islam ketemunya dengan madrasah, pesantren, diniyah dan lain sebagainya sedangkan pendidikan islam sangat luas.
"Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas Pendidikan terutama di Madrasyah - madrasyah di bawah Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir," pungkas H.Naini. ( AjdSyaheed)