0 menit baca 0 %

Kakankemenag Baca Do'a Dan Tepuk Tepung Tawar Pada Syukuran Khitanan Putra Bupati Rohil

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Sunat atau khitan diwajibkan atas laki-laki muslim. Selain disyariatkan, berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa khitan bermanfaat dalam berbagai aspek, salah satunya kesehatan.Khitan lazimnya dilakukan ketika seseorang masih anak-anak atau bahkan bayi.

Rokan Hilir (Inmas) - Sunat atau khitan diwajibkan atas laki-laki muslim. Selain disyariatkan, berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa khitan bermanfaat dalam berbagai aspek, salah satunya kesehatan.

Khitan lazimnya dilakukan ketika seseorang masih anak-anak atau bahkan bayi. Karena itu, orangtualah yang berkewajiban mengkhitankan anak lelakinya.

Kakankemenag Rokan Hilir Drs H Naini,M.Pdi.I berkesempatan membacakan do'a dan tepuk tepung tawar pada acara khitanan Antigaf Rokan Bin Afrizal Sintong, S.IP, putra dari Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong,S.IP di kediaman Bupati, Selasa (27/12/2022).

Acara syukuran tersebut dihadiri oleh berbagai lapisan, mulai dari Pejabat dan rakyat biasa.

Menurut H. Naini ketika dikonfirmasi oleh Inmas mengenai masalah khitan, belau mengatakan Khitan dilakukan dengan memotong kulup atau kulit ujung alat vital. Berbagai metode khitan telah dikembangkan, sehingga khitan zaman sekarang bukan lagi sesuatu yang begitu menakutkan seperti zaman dulu.

H. Naini juga menambahkan bahwa dalam riwayat agama samawi, khitan telah banyak disebut. Begitu pula dengan agama Islam.

"Khitan dalam khazanah Islam disebut dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 124: "Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim”. (QS. Al-Baqarah:124)," jelas H. Naini.

Acara pada malam itu sangat khidmat dan berjalan lancar. Diantara do'a yang dibacakan oleh H.Naini adalah sebagai berikut :

"Ya Allah, khitan adalah perintah Mu dan Sunnah Nabi Mu. Semoga Rahmat tercurah padanya dan keluarganya. 

Dan kami mengikuti Nabi Mu, dengan kehendak dan qadha Mu, karena suatu hal yang Engkau inginkan, karena suatu hal ketentuan yang Engkau tetapkan

Karena suatu perkara yang Engkau laksanakan. Dan Engkau merasakan padanya panasnya besi dalam khitan dan bekamnya.Karena suatu perkara yang Engkau lebih tau daripada kami.

Ya Allah, maka sucikanlah dia dari dosa-dosanya. Tambahkanlah umurnya. Jagalah tubuhnya dari penyakit. Tambahkanlah kekayaan padanya. Jauhkan dari kefakiran.

Maka sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui sementara kami tidak pernah mengetahui...

Amin ya Rabbal 'alamin... "

H. Naini juga didaulat sebagai salah satu penepuk tepuk tawar yang merupakan salah satu budaya dalam khazanah masyarakat Melayu. (AjdSyaheed)