Indragiri Hulu, (Inmas). Asesmen Madrasah atau Ujian Madrasah adalah asesmen sumatif yang dilaksanakan kepada peserta didik kelas akhir jenjang pendidikan madrasah untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan. Asesmen Madrasah (AM) mencakup seluruh mata pelajaran (mapel) yang diajarkan di kelas akhir pada madrasah, baik kelompok mata pelajaran wajib (nasional) maupun muatan lokal. Asesmen Madrasah (AM) diikuti oleh peserta didik pada akhir jenjang pendidikan pada MI, MTs, MA, MAK sebagai salah satu persyaratan untuk penentuan kelulusan. Hal tersebut menegaskan bahwa pemerintah memberi wewenang penuh kepada madrasah untuk menyelenggarakan asesmen pada akhir jenjang pendidikan untuk mengukur pencapaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) bagi peserta didiknya.
Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan ujian merupakan suatu proses pemantauan, penilaian serta untuk memastikan apakah proses ujian terlaksana sebagaimana mestinya.
Rabu 10 Mei 2023, Kepala Kankemenag Kab. Inhu, Dr. H. Darwison, MA bersama Pengawas MTs/MA, Dra. Hasanah melaksanakan monitoring dan evaluasi Asesmen Madrasah TP. 2022/2023 di MTs Swasta Ponpes Khairul Ummah, alamat Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu.
Peninjauan ke ruang ujian oleh Kakankemenag bersama Dra. Hasanah didampingi kepala madrasah Sukma Rona, S.Pd.I.
Berdasarkan tinjauan secara langsung maupun keterangan serta laporan yang diterima, Asesmen Madrasah terlaksana dengan lancar dan tertib, ujar Dra. Hasanah kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu.
Sebagaimana yang disampaikan Sukma Rona bahwasanya pelaksanaan Asesmen Madrasah dengan menggunakan Ujian Berbasis Komputer atau Computer Based Test (CBT), dimana peserta didik menggunakan media android yang jaringan internet-nya disiapkan oleh madrasah.
Sistem CBT akan mengurangi biaya pelaksanaan karena tentu tidak diperlukannya mencetak soal dan lembar jawaban dengan kertas, distribusi soal, pengawalan soal dari pihak keamanan serta mengurangi biaya mengoreksi hasil ujian dengan scanning LJK dan scoring yang membutuhkan waktu lebih lama. Selain itu ujian dengan sistem CBT, lebih praktis, lebih gampang dan membuat peserta ujian lebih fokus. Tidak ribet dan lebih hemat waktu karena tidak perlu lama-lama mengisi lembar jawaban, tidak perlu menghapus kalau ada yang salah, menghindari kesalahan pengisian data diri dan kode soal serta terdapat waktu di layar sehingga bisa memaksimalkan waktu yang tersedia, ujar Sukma Rona.
Ujian dengan sistem CBT merupakan perwujudan dari salah satu tujuh program prioritas Kemenag RI, yaitu Transpormasi Digital. Dengan sistem CBT menjadi efektif dan efesien, demikian respon/apresiasi yang disampaikan Kakankemenag Kab. Inhu terkait dengan sistem ujian yang dilaksanakan di MTs Khairul Ummah.(tulang)
KAKANKEMENAG Dr. H. DARWISON, MA BERSAMA PENGAWAS MTs/MA Dra. HASANAH MONEV PELAKSANAAN ASESMEN MADRASAH DI MTs KHAIRUL UMMAH
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Asesmen Madrasah atau Ujian Madrasah adalah asesmen sumatif yang dilaksanakan kepada peserta didik kelas akhir jenjang pendidikan madrasah untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan.