0 menit baca 0 %

KAKANKEMENAG KAB INHU, Dr. H. DARWISON, MA PIMPIN TIM PENILAIAN PEMBENTUKAN KAMPUNG MODERASI BERAGAMA

Ringkasan: Indragiri Hulu,(Inmas). Senin 12 Juni 2023, Kepala Kankemenag Kab. Inhu, Dr. H. Darwison, MA pimpin Tim Penilai Kankemenag Kab. Inhu terdiri dari Oryza Agam, ST; Zakaria Ginting, S.Th.I; Abdul Basit, S.Ag; dan Bahraini Zahri melaksanakan Penilaian Kampung Moderasi Beragama Binaan Penyuluh Agama Isla...

Indragiri Hulu,(Inmas). Senin 12 Juni 2023, Kepala Kankemenag Kab. Inhu, Dr. H. Darwison, MA pimpin Tim Penilai Kankemenag Kab. Inhu terdiri dari Oryza Agam, ST; Zakaria Ginting, S.Th.I; Abdul Basit, S.Ag; dan Bahraini Zahri melaksanakan Penilaian Kampung Moderasi Beragama Binaan Penyuluh Agama Islam di Desa Kuala Mulia, Kec. Kuala Cenaku.
Kegiatan dihadiri Kepala Desa beserta Perangkat Desa; Tokoh Masyarakat; Tokoh Lintas Agama; Kepala KUA Kec. Kuala Cenaku Rahmadi, S.H.I., MH; dan Pokja Penyuluh Agama Islam beserta Staf KUA Kec. Kuala Cenaku.
Moderasi Beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.
Moderasi beragama bukanlah upaya memoderasikan agama, melainkan memoderasi pemahaman dan pengamalan kita dalam beragama. Moderasi Beragama bukan alasan bagi seseorang untuk tidak menjalankan ajaran agamanya secara serius. Sebaliknya, moderasi dalam beragama berarti percaya dengan esensi ajaran agama yang dipeluknya yang mengajarkan prinsip adil dan berimbang, tetapi berbagi kebenaran sejauh menyangkut tafsir agama.
Bahwa untuk mengimplementasikan Penguatan Moderasi Beragama dan mendukung pencapaian sasaran penguatan program moderasi beragama, maka perlu dilaksanakan Pembentukan Kampung Moderasi Beragama.
Kampung Moderasi Beragama adalah suatu istilah yang menggambarkan suatu daerah atau tempat dalam wilayah tertentu (dalam lingkup RT, RW, atau Kelurahan/Desa) yang masyarakatnya terdiri atas beberapa perbedaan terutama dari aspek kepercayaan, keyakinan, agama, ras atau lainnya dengan penuh kesadaran menerima perbedaan yang ada karena pemahaman terhadap keagamaannya yang moderat dengan sepenuh hati untuk dapat memberikan kemaslahatan diri, lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara  sehingga tercipta kerukunan, toleransi, kerukunan, dan harmonis.
Program Kampung Moderasi Beragama untuk menyatukan berbagai perbedaan terutama dalam hal agama atau kepercayaan untuk saling menghargai dan menjunjung toleransi. Kampung Moderasi Beragama kelak dijadikan sebagai role model bagi seluruh wilayah di Indonesia mengenai indahnya rasa persatuan dalam berbagai perbedaan, demikian sambutan/arahan Kakankemenag Kab. Inhu.(tulang)