0 menit baca 0 %

KAKANKEMENAG & KASUBBAG TU IKUTI RAPAT TINDAK LANJUT TRAINING DETEKSI DINI & RELIGIOSITY INDEX OLEH KAKANWIL KEMENAG PROVINSI RIAU

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Tujuh Program Prioritas Kemenag RI, yaitu Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Tahun Toleransi Beragama, Revitalisasi KUA, Religiosity Index, Kemandirian Pesantren, dan Cyber Islamic University.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi se-Indonesia mengi...

Indragiri Hulu, (Inmas). Tujuh Program Prioritas Kemenag RI, yaitu Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Tahun Toleransi Beragama, Revitalisasi KUA, Religiosity Index, Kemandirian Pesantren, dan Cyber Islamic University.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi se-Indonesia mengikuti Launching Master Trainer dan Pelatihan Deteksi Dini yang diselenggarakan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Balitbang Kemenag RI pada tanggal 15 s.d 19 November 2022, tempat: D'Prima Hotel Tangerang.
Usai giat tersebut, Kakanwil se-Indonesia berkomitmen untuk sesegera mungkin menerapkan/mengimplementasikan di wilayah satuan kerja-nya.
Terkait dengan hal tersebut, pada hari Jum’at 9 Desember 2022, Kepala Kankemenag Kab. Inhu Dr. H. Darwison, MA bersama Ka.Subbag Tata Usaha Kankemenag Kab. Inhu Ehirdamri, S.Ag mengikuti Rapat Tindak Lanjut Pelatihan Deteksi Dini dan Religiosity Index yang dipimpin oleh Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA dengan didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. H. Asmuni, MA, tempat di Aula Lt.II Kanwil Kemenag Prov. Riau.
Fokus daripada rapat adalah penyampaian hasil pelatihan yang diikuti Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, H. Mahyudin dengan tujuan agar para pemangku kebijakan di jajarannya memiliki kemampuan maupun persepsi yang sama terkait dengan data riligiosity index yang akurat, akademik, dan bisa dipertanggungjawabkan.
Melalui early warning system (sistem peringatan dini) dan data yang akurat dapat mendeteksi dini persoalan-persoalan seperti intoleransi, pendirian rumah ibadah dan sebagainya sehingga akan mempermudah melakukan mitigasi untuk mencegah terjadinya konflik, demikian disampaikan Ka.Subbag Tata Usaha Kankemenag Kab. Inhu kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu usai mengikuti rapat tersebut.(tulang)