Kampar
(Inmas)- Kelompok
Kerja Madrasah (KKM) MAN 4 Kampar menggelar Musyawarah Guru Mata
Pelajaran (MGMP) Sosiologi secara mandiri dalam rangka meningkatkan profesional
guru dalam menyampaikan mata pelajaran ke anak didik.
Hal tersebut mendapat apresiasi dari Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan MGMP Sosiologi KKM MAN 4 Kampar, Kamis (3/9/2020) di Aula terbuka MAN 4 Kampar.
Turut hadir
dalam acara pembukaan Kakankemenag Kabupaten Kampar H Alfian M Ag, Kasi
Pendidikan Madrasah Dr H Faizin M Pd dan Kepala MAN 4 Kampar Arjuniwati M Pd, Kepala
KUA Kampar Timur Rahmad S HI, dan 13 peserta kegitan yang merupakan kepala
Madrasah di bawah KKM MAN 4 Kampar.
“Alhamdulillah baru saja kita membuka kegiatan MGMP Sosiologi KKM MAN 4 Kampar, semoga dengan MGMP ini bisa melahirkan pola pembelajaran sosiologi yang baik dan menyenangkan, sehingga hasilnya dapat diterapkan keoada anak didik kita. Untuk itu, kepala- kepala madrasah yang hadir di MGMP ini terus berupaya meningkatkan mutu madrasah, melalui inovasi dan pembaharuan dengan upaya maksimal, yang pada akhirnya akan melahirkan prestasi yang gemilang pada anak- anak didik,” ungkap Mahyudin
Beliau juga berharap agar madrasah lain juga bisa melakukan MGMP dengan dana mandiri dalam rangka meningkatkan kualitas guru dalam mengajar.
Arjumiwati
yang ditemui usai acara pembukaan menyebutkan, landasan hukum penyelenggaraan
MGMP adalah Undang-undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 20
ayat (b) yang mengamanatkan bahwa dalam rangka melaksanakan keprofesionalannya,
guru berkewajiban meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan
kompetensi secara berkelanjutan.
“MGMP ini sangat penting dalam rangka untuk meningkatkan SDM guru- guru kita khususnya mata pelajaran Sosiologi, sehingga guru bisa berkembang dan memiliki inovasi dalam mengajar sehingga memberikan hasil maksimal untuk peserta didik. Semoga kegiatan ini bisa berlanjut dari waktu ke waktu, dan ini adalah MGMP yang ketiga, sebelumnya kita telah melaksanakan MGMP mata pelajaran Matematika dan Fiqh,” jelas Arjumiwati yang berharap agar para guru di KKM MAN 4 Kampar tetap semangat dalam menerapkan program MGMP meski digelar secara mandiri tanpa menggunakan anggaran madrasah dan lainnya. (mus/ana/faj)