0 menit baca 0 %

Kakanwil dan Kabid Penmad Dialog Virtual tentang Kinerja Pembiayaan Proyek SBSN 2020

Ringkasan: Riau (Inmas)-  Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA dan Kabid Pendidikan Madrasah Drs H Asmuni MA mengikuti Dialog Kinerja Pembiayaan Proyek Surat Berharga Syariah Negar (SBSN) Tahun 2020 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI secara virtu...

Riau (Inmas)-  Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA dan Kabid Pendidikan Madrasah Drs H Asmuni MA mengikuti Dialog Kinerja Pembiayaan Proyek Surat Berharga Syariah Negar (SBSN) Tahun 2020 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI secara virtual, Senin (31/8/2020) pagi dari ruang Bidang Penmad Kanwil Kemenag Riau.

Kegiatan tersebut dalam rangka koordinasi pelaksanaan pembiayaan proyek SBSN tahun 2020, khususnya untuk mengindetifikasi permasalahan atau kendala serta perumusan alternative solusi dalam rangka pengelolaan kinerja proyek SBSN tahun 2020.

Dialog Kinerja Pembiayaan Proyek SBSN Tahun 2020 pada 31 Agustus 2020 pukul 08.30 menghadirkan narasumber Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pendanaan Pembanunan Bappenas, Direktur Pendidikan dan Agama, Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Masnusia dan Kebudayaan DJA, Direktur Pengelolaan Kas Negara dan Direktur Pelaksana Anggaran DJPB, dan Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen.  Dengan peserta Kabira Perencanaan, Direktur KSKK, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kakanwil Kemenag di Lungkup Satker Penerima SBSN, Kapala Satker Penerimaan SBSN di Ditjen Pendidikan Islam dan Kepala Satker Penerima SBSN di Ditjen Bimas Islam.

Mahyudin usia mengikuti dialog menyebutkan, tahun 2020 sebanyak 5 madrasah di Riau menerima dana pembangunan dari SBSN dengan besaran yang cukup luar biasa, yaitu MAN 1 Pekanbaru untuk pembangunan Lapor Terpadu, MAN 2 Pekanbaru untuk Labor Olimpiade Sains Terpadu, MAN 4 Pekanbaru untuk pembangunan Asrama, MAN 1 Kuansing untuk Asrama Terpadu dan MAN IC untuk rumah guru.

“Kita telah menegaskan agar satker penerima SBSN 2020 dapat melakukan proses pembangunan sesuai prosedur, sesuai jadwal dan teknis lainnya,” ucapnya.

Asmuni menambahkan, Dialog Kinerja Pembiayaan Proyek SBSN Tahun 2020 yang baru diikuti merupakan upaya percepatan pembangunan SBSN yang ada di madrasah di Riau. Untuk percepatan pembangunan Kemenag telah melakukan koordinasi percepatan dengan Kepala Madrasah penerima bantuan dana pembanguan dari SBSN MAN 1 Pekanbaru, MAN 2 Pekanbaru, MAN 4 Pekanbaru, MAn 1 Kuansing, dan MAN IC Siak. Serta Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PURP PKPP) Provinsi Riau, dan Pengelola Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa (UKPBJ) Kemenag Riau.

“Dari 5 madrasah, satu madrasah sudah melakukan tandatangan kontrak dengan kontraktor, yaitu MAN 2 Pekanbaru dengan masa kerja 120 hari, dan 4 madrasa lain masih dalam proses lelang. Untuk itu, kita sudah menekankan agar pembangunan dapat dilakukan tepat waktu dengan tetap memperhatikan ketentuan- ketentuan yang tertuang dalam kontrak,” jelas Asmun. (mus/faj/ana/anto)