Riau (humas) - Bimbingan Perkawinan Pranikah Bagi Calon Pengantin Angkatan IX berlangsung hangat (9/9/2020). Dalam Acara yang dimulai Pukul 08.00 WIB pagi itu juga dipresentasikan oleh Dr. H. Mahyudin, MA selaku Kakanwil Kemenag Riau.
Materi yang disampaikan Kakanwil di Aula Kantor Kemenag Kota Pekanbaru dihadiri oleh para catin yang terlihat begitu antusias.
Menurutnya dalam sebuah rumah tangga, pasti suami istri memiliki kekurangan. Oleh karena itu ia berpendapat kalau suami istri harus saling menerima kekurangan pasangannya masing-masing dan saling menutupi kekurangan.
“Untuk itu bagaimana cara istri agar pandai membuat suami betah di rumah. Misalnya istri harus rajin berdandan tidak hanya ke pesta, tapi juga di rumah agar suami tidak melirik istri orang”, kelakarnya. Tidak hanya istri, suami juga menurutnya memiliki peran penting dalam tanggungjawabnya kepada istri. Lahir dan bathin.
Lebih lanjut ia juga menyinggung perlunya diperhatikan Kesejahteraan keluarga, terutama ketahanan keluarga yang jadi ketahanan bangsa.
Mahyudin memaparkan 14 Komponennya, diantaranya: Keutuhan keluarga, loyalitas dan Kerjasama dalam keluarga.
Ia juga mengatakan perlunya ikatan emosi yang kuat. Misalnya ada rasa gelisah jika pasangannya belum pulang ke rumah. Selain itu, menurutnya tidak kalah pentingnya saling menghormati antar anggota keluarga. Kemudian fleksibilitas dalam melaksanakan peran keluarga.
Disamping itu ia memandang keharusan dalam kemampuan pengasuhan anak yang berpangkal pada komunikasi yang efektif dan kemampuan mendengarkan dengan sensitif. “
“Pemenuhan kebutuhan spiritual keluarga dan Kemampuan memelihara hubungan dengan lingkungan luar keluarga serta Kemampuan untuk meminta bantuan apabila dibutuhkan tidak bisa dianggap enteng”, tandasnya.
Bahkan ia menambahkan urgensinya kemampuan untuk berkembang melalui pengalaman, mencintai dan dan saling mengerti.
Terakhir ia menekankan betapa perlunya komitmen spiritual dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat. Sehingga bisa menjadi contoh tauladan bagi keluarga atau rumah tangga yang lain.(vera/khairul)