Riau (Inmas)- Siswa madrasah
kembali mengukir prestasi internasional. Adalah Yafi Amri, siswa Madrasah
Aliyah Negeri 1 Pekanbaru (MAN 1 Pekanbaru) yang berhasil mengharumkan nama
Indonesia dengan meraih Juara pada International Award Astonomy and
Astrophysics Competition (IAAC) Edition of 2020.
“Selamat kepada anak kita Yafi Amri yang
telah meraih prestasi tingkat Internasional dan mengharumkan nama Indonesia,
khususnya Provinsi Riau, apalagi ternyata Yafi Amri satu- satunya utusan
Indonesia yang meraih juara. Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa- siwsi
madrasah lainnya untuk tidak surut berprestasi ditengah pandemi Covid- 19 saat
ini,” ungkap Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA penuh rasa bangga, Rabu (29/7/2020) saat ditemui di ruang kerjanya.
IAAC atau Kompetisi
Astronomi Astrofisika Internasional merupakan ajang kompetisi astronomi online
untuk siswa dari semua negara. Pada tahun ini, IAAC diikuti oleh siswa dari 74
negara di dunia. Yafi yang saat ini duduk di kelas XII Mia Smart Cendikia (MSC)
2 MAN 1 Pekanbaru berhasil mengungguli peserta dari 72 negara lainnya, seperti
Malaysia, Amerika, Eropa, dan lainnya.
“Alhamdulillah, kita
bersyukur. Keberhasilan Yafi Amri ini menjadi bukti tidak lunturnya semangat
siswa untuk belajar di tengah pandemi covid-19,” ujar Kepala MAN 1 Pekanbaru
Marzuki, Selasa (28/07). “Yafi juga menjadi satu-satunya siswa Indonesia
yang berhasil meraih juara pada kompetisi ini. Dengan melewati tiga babak, babak penyisihan, pre final
dan final, akhirnya anak kita Yafi Amri berhasil meraih juara 2 Internasional
Award pada kompetisi yang diadakan oleh lembaga IAAC Space,” ungkap Marzuki
penuh rasa bangga dan haru.
Sementara, guru
pendamping Yafi, Khairul Muni menyampaikan perjuangan siswanya untuk meraih
juara 2 internasional sudah dimulai sejak Mei 2020. “Untuk pengumuman pemenang
babak penyisihan diumumkan tanggal 25 Mei 2020, nama Yafi Amri keluar sebagai
peserta yang maju ke babak pre final. Babak pre final diumumkan tanggal 29 Juni
2020 dan pengumuman final pada 27 Juli 2020,” kisah Khairul.
Dengan prestasinya
sebaga juara 2 IAAC Edition of 2020, Yafi pun berhak mendapatkan penghargaan
sertifkat Internasional dan uang tunai USD100.
“Alhamdulillah Yafi
Amri merupakan satu- satunya siswa utusan Indoensia yang bisa lolos pada babak
Final dengan berhasil meraih juara 2 setelah juara 1 dari India dan Pakistan.
Semoga ini menjadi motivasi bagi anak- anak madrasah untuk terus berprestasi di
ajang Nasional dan Internasional,” harap Khairul Munir. (mus/faj/ana/eka/anto)