Kuansing ( inmas ) Kareto Literasi Merupakan sepeda dengan berisikan buku-buku dan QR Code. Kareto Literasi hadir sebagai salah satu upaya menciptakan budaya literasi di kalangan masyarakat. Pada zaman era elektronik saat sekarang sudah semakin banyak masyarakat enggan menerapkan budaya Literasi yang berbaur dengan pendidikan, kebudayaan. Oleh karena itu Perpustakaan Buya Ma’rifat Mardjani MAN 1 Kuantan Singingi menghadirkan Kareto Literasi agar dapat menjadi inovasi baru agar dunia Literasi tetap hidup dikalangan masyarakat apalagi didunia pendidikan.
Kareto diambil dari bahasa asli Kabupaten Kuantan Singingi yang dalam artiannya adalah Sepeda. Uniknya Kareto atau sepeda yang digunakan adalah sepeda lawas atau biasa disebut sepeda Onthel yang diberi tambahan keranjang untuk membawa perlengkapan buku-buku Literasi. Bukan hanya sekedar bersepeda dan membawa buku namun Tim Kareto Literasi juga sharing atau sosialisasi kepada siswa-siswi, pendidik, pejabat daerah, masyarakat yang hadir Pada upacara Hardiknas dan otonomi daerah mengenai pentingnya membaca buku sebagai media informasi pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Namun di Kareto Literasi tidak hanya membawa buku namun para pembaca dapat mengakses Buku lewat QR code yang telah disediakan oleh Tim Kareto Literasi agar memudahkan masyarakat untuk membaca buku lewat Handphone.
Plt.Bupati Drs. H. Suhardiman Amby, Ak. MM sempat menghampiri Kareto Literasi dan melihat-lihat apa saja yang ada dikareto Literasi ini. “Ini merupakan salah satu inovasi dalam dunia pendidikan, tidak hanya anggota perpustakaan namun kini masyarakat luas pun dapat mengakses buku-buku yang ada diperpuskaan lewat ide Kreatif Perpustakaan Buya Ma’arifat Mardjani MAN 1 Kuantan Singingi. Semoga dengan hadirnya Kareto Literasi semakin meningkatkan jiwa-jiwa Literasi Di dunia Pendidikan maupun di masyarakat sehingga kita semua dapat terus menggali ilmu-ilmu.” Ujar Plt. Kuansing tersebut
Suhelmon, MA selaku Pilot MAN 1 Kuantan Singingi mengsuport inovasi-inovasi baru dari Perpustakaan Buya Ma’rifat Mardjani ini. “Semoga dengan hadirnya kita Kareto Literasi dapat menimbulkan semangat baru, apresiasi baru terhadap Literasi baik itu kalangan pendidik, pejabat pemerintah, masyarakat luas sekalipun. Mari kita kayuhkan Kareto Literasi ini agar dapat hadir menemani dunia pendidikan dan menciptakan rasa cinta akan membaca.” Tutup pilot Madrssah tersebut. ( DE )