0 menit baca 0 %

Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi Monitoring di KUA Kecamatan Gunung Toar

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Kasi Bimas Islam H. Bahrul Aswandi, S.Ag, MH  bersama tim melakukan monitoring dan evaluasi  Pencegahan Covid-19 di Kantor KUA Gunung Toar. Kamis, 18 Juni 2020.Adapun aspek yang menjadi komponen monitoring dan evaluasi yang dimaksud adalah:1.

Kuansing ( inmas ) Kasi Bimas Islam H. Bahrul Aswandi, S.Ag, MH  bersama tim melakukan monitoring dan evaluasi  Pencegahan Covid-19 di Kantor KUA Gunung Toar. Kamis, 18 Juni 2020.


Adapun aspek yang menjadi komponen monitoring dan evaluasi yang dimaksud adalah:

1. Jadwal kehadiran pegawai

2.  Persiapan sarana dan prasarana  pencegahan Covid-19

3.  Persiapan dan pemakaian masker

4. Penataan menjaga jarak ketika memberikan layanan

5. Pelaksanaan penyemprotan disinfektan di halaman dan ruangan kerja

6. Penyediaan hand sanitizer

7. Penerapan jumlah maksimal yang hadir pada proses Aqad Nikah di Kantor KUA


Menurut  H. Yasri, S.Ag selaku Ka.KUA Gunung Toar, semua yang menjadi komponen monitoring dan evaluasi tersebut, sudah dipersiapkan dengan matang dan selama ini sudah dijalankan dengan maksimal oleh KUA, staf, pegawai, maupun penyuluh.


"Kita di Kantor KUA Gunung Toar sudah menjalankan protokol Covid dengan maksimal. Baik dalam memberi layanan maupun proses Aqad Nikah. Kita batasi jumlah maksimal 10 orang, dan yang ikut dalam proses itu diwajibkan memakai masker dan sarung tangan," ucap Ka.KUA Gunung Toar.


"Di pintu masuk, kita tempelkan pengumuman WAJIB MEMAKAI MASKER, TIDAK ADA PELAYANAN BAGI YANG TIDAK MEMAKAI MASKER. Maka apabila yang datang tidak memakai masker, kita suruh membeli atau mencari masker terlebih dahulu. Hand sanitizer kita letakan di depan pintu masuk dan yang masuk kita suruh cuci tangan dengan itu," tambahnya.


Dalam kesempatan Monev tersebut, Kasi Bimas Islam berpesan agar senantiasa berbenah dan meningkatkan kualitas  tanpa terpengaruh oleh tidak adanya pemilihan KUA dan Penyuluh teladan untuk tahun ini. 


"Disebabkan suasana Covid-19 sekarang, pemilihan KUA dan Penyuluh teladan ditiadakan. Tetapi  berbenah dan meningkatkan kualitas merupakan suatu keharusan, tanpa terpengaruh oleh pemilihan itu," Ungkap H. Bahrul Aswandi.


"Untuk penyuluh, sudah bisa melaksanakan tugas bimbingan dan penyuluhan, tetapi dengan tetap memperhatikan protokol Covid. Dan tidak perlu terlalu memaksakannya kepada warga binaan," tambahnya kepada PAH Non PNS. ( MS )