Indragiri Hulu, (Inmas). Pada bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan, umat Islam tidak hanya dianjurkan memperbanyak ibadah di siang harinya saja, malam hari pun juga diantaranya melaksanakan shalat sunnah tarawih dan witir setelah shalat Isya’.
Menurut Imam Nawawi, shalat tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) pada bulan Ramadhan, dan waktunya adalah setelah shalat Isya’. Shalat tarawih dan witir juga dianjurkan untuk berjamaah di tempat-tempat yang ramai, seperti masjid dan mushala, karena merupakan bagian dari syiar Islam yang harus ditampakkan.
Beberapa hikmah shalat tarawih diantaranya, shalat sunnah paling utama; diampuni dosannya yang telah lalu; shalat tarawih berjamaah seperti qiyamul lail semalam penuh; meningkatkan silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah; serta menyehatkan jasmani dan rohani.
Sebelum shalat tarawih dan witir, biasanya ada ceramah yang disampaikan dengan ringkas dan padat atau yang lebih akrab dikenal dengan nama kultum (kuliah tujuh menit) dengan beragam tema.
Jum’at 31 Maret 2023/9 Ramadhan 1444 H, Kepala Seksi PAIS Kankemenag Kab. Inhu H. Rajuki Ridwan, S.Ag., MA tausiyah santapan rohani malam Ramadhan di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Pematang Reba-Kecamatan Rengat Barat, tema ”Perbaiki Shalat dan Tingkatkan Amalan Ibadah”.
Ramadan merupakan bulan yang dinanti-nanti bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia. Setiap umat muslim berlomba-lomba melakukan amal kebaikan di bulan yang mulia ini. Ramadan disebut sebagai bulan yang mulia karena terdapat banyak kemuliaan di dalamnya, salah satunya yaitu seluruh amal ibadah yang dilakukan akan diberi pahala yang berlipat ganda. Kewajiban berpuasa selama satu bulan penuh dilaksanakan oleh seluruh umat Islam di bulan Ramadan. Banyak kemuliaan yang didapatkan dengan berpuasa, tetapi tidak semua orang yang berpuasa akan mendapatkan kemuliaan yang disebut dengan takwa. Dalam berpuasa, hanya orang-orang yang serius dan bersungguh-sungguh sajalah yang akan mendapatkan peningkatan takwa. Maka dari itu, untuk meraih ketakwaan dan menunjukkan kesungguhan dalam berpuasa, terdapat tiga amalan utama yang dapat dilakukan seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, yakni meningkatkan shalat, banyak berinteraksi dengan Al-Qur’an, serta infaq dan sedekah, demikian rangkaian tausiyah yang disampaikan Kasi PAIS H. Rajuki Ridwan, MA.(tulang)
KASI PAIS KEMENAG INHU, H. RAJUKI RIDWAN, S.Ag., MA TAUSIYAH SANTAPAN ROHANI RAMADHAN
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Pada bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan, umat Islam tidak hanya dianjurkan memperbanyak ibadah di siang harinya saja, malam hari pun juga diantaranya melaksanakan shalat sunnah tarawih dan witir setelah shalat Isya .Menurut Imam Nawawi, shalat tarawih merupakan salah...