Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka untuk menambah pengetahuan maupun wawasan tentang agama Islam serta upaya peningkatan keimanan dan ketaqwaan serta untuk memperkuat kebersamaan/kekeluargaan antara Aparatur Sipil Negara (ASN) Kankemenag Kab. Inhu, maka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu taja Kultum (Kuliah Tujuh Menit) Santapan Rohani Ramadhan 1443 H Jelang Shalat Dzuhur Berjamaah di Mushalla Al-Ikhlas Kankemenag Kab. Inhu.
Kamis 14 April 2022/12 Ramadhan 1443 H, sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh pengurus mushalla, maka Penghulu Muda/Kepala KUA Kecamatan Rengat H. Arifin, S.Ag., M.H mengisi kultum tersebut dengan tema/judul “Berbagai Keutamaan Bulan Ramadhan”.
Dalam bulan Ramadhan, AllahSWT telah menebarkan berbagai keutamaan dan karunia kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Di antara keutamaan tersebut adalah dibukanya pintu-pintu surga, ditutupnya pintu-pintu neraka, serta dibelenggunya setan-setan.
Bulan suci Ramadan merupakan kesempatan bagi setiap hamba Allah untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Allah SWT berfirman yang artinya, “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembeda (antara yang benar dan yang batil),” (QS. Al-Baqarah : 185).
Pada ayat lain, Allah SWT juga berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam qadar,” (QS. Al-Qadar: 1).
Bulan Ramadan sering juga disebut dengan bulan "Syahrun Mubarak". Hal ini adalah berdasarkan pada dalil hadist Nabi Rasulullah SAW yang artinya : ”Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian..” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan Al-Baihaqi).
Maknanya, setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan, maka Allah akan melipat gandakan pahalanya.
Pada bulan Ramadan, terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar (malam kemuliaan).
Allah SWT berfirman yang artinya : ”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”(QS.Al-Qadr: 1-3).
Syahrun Magfiroh;
Allah SWT menyediakan bulan Ramadhan sebagai fasilitas penghapusan dosa selama manusia menjauhi dosa besar.
Nabi SAW bersabda yang artinya, ”Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadan ke Ramadan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi,” (HR. Muslim).
Sebagaimana sabda Nabi SAW yang artinya, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”.(HR.Bukhari dan Muslim).
Begitu pula dengan melakukan Salat Malam pada Ramadan atau Tarawih yang dapat menghapus dosa yang telah lalu.
Sebagaimana sabda Nabi SAW yang artinya, “Barangsiapa yang berpuasa yang melakukan qiyam Ramadhan (shalat malam) dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah Swt, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR.Bukhari dan Muslim)
Menutup tausiyahnya, Kasi PD. Pontren mengajak seluruh jemaah untuk mengisi maupun memanfaatkan bulan Ramadhan secara maksimal sehingga kelak menjadikan diri sebagai golongan hamba yang bertaqwa kepada Allah SWT.(tulang)
KASI PD. PONTREN (SYAHRIL, S.Ag., M.H), KULTUM BERBAGAI KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka untuk menambah pengetahuan maupun wawasan tentang agama Islam serta upaya peningkatan keimanan dan ketaqwaan serta untuk memperkuat kebersamaan/kekeluargaan antara Aparatur Sipil Negara (ASN) Kankemenag Kab.