0 menit baca 0 %

KASI PD. PONTREN SYAHRIL, S.Ag., M.H SELAKU DUTA MODERASI BERAGAMA LAKSANAKAN PMB DI PONPES RIYADHUSH SHALIHIN

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Menindaklanjuti surat Ponpes Riyadhush Shalihin Nomor: II.Ks.V.H/f.034/X.2022-III.1444, Tanggal: 14 Oktober 2022, Hal: Undangan Sosialisasi, maka pada hari Selasa 18 Oktober 2022, Kepala Seksi PD. Pontren (Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren) Kankemenag Kab.

Indragiri Hulu, (Inmas). Menindaklanjuti surat Ponpes Riyadhush Shalihin Nomor: II.Ks.V.H/f.034/X.2022-III.1444, Tanggal: 14 Oktober 2022, Hal: Undangan Sosialisasi, maka pada hari Selasa 18 Oktober 2022, Kepala Seksi PD. Pontren (Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren) Kankemenag Kab. Inhu Syahril, S.Ag., MH merupakan Duta Moderasi Beragama Kankemenag Kab. Inhu melaksanakan Penguatan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Riyadhush Shalihin, Jalan Lintas Air Molek-Taluk Kuantan, Desa Bongkal Malang-Kec. Kelayang.
Moderasi Beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.
Moderasi beragama bukanlah upaya memoderasikan agama, melainkan memoderasi pemahaman dan pengamalan kita dalam beragama. Moderasi Beragama bukan alasan bagi seseorang untuk tidak menjalankan ajaran agamanya secara serius. Sebaliknya, moderasi dalam beragama berarti percaya dengan esensi ajaran agama yang dipeluknya yang mengajarkan prinsip adil dan berimbang, tetapi berbagi kebenaran sejauh menyangkut tafsir agama.
Penguatan Moderasi Beragama (PMB) merupakan bagian dari program prioritas yang terus dilakukan oleh Kementerian Agama RI. Tidak hanya di lembaga keagamaan, PMB juga dilakukan pada lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, dan sekolah umum.
Penguatan Moderasi Beragama (PMB) merupakan upaya dalam rangka meneguhkan sikap toleransi dan menghindarkan keekstriman dalam praktik beragama dengan tujuan untuk menghadirkan keharmonisan di dalam kehidupan sesama anak bangsa, demikian disampaikan Kasi PD. Pontren.(tulang)