0 menit baca 0 %

Kasi Penmad Dr Husaini Jadi Pembina Apel Hari Pahlawan

Ringkasan: Kampar (Inmas) Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr H Husaini MPd, menjadi pembina apel hati pahlawan 10 November 2022, di ruang terbuka Kantor Kemenag Kampar, hari kamis (10/11/2022). Apel tersebut diikuti oleh seluruh Kasi, Pengawas, dan Peg...

Kampar (Inmas) – Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr H Husaini MPd, menjadi pembina apel hati pahlawan 10 November 2022, di ruang terbuka Kantor Kemenag Kampar, hari kamis (10/11/2022). Apel tersebut diikuti oleh seluruh Kasi, Pengawas, dan Pegawai baik PNS maupun non PNS dilingkungan Kantor Kemenag Kampar.


Tepat pada pukul 08.00 WIB, apel hari pahlawan tersebut dimulai, dan tepat pada pukul 08.15. WIB, seluruh peserta apel mengheningkan cipta selasa satu menit atau 60 detik. Apel hari Pahlawan tersebut berlangsung penuh dengan khidmat.


Dalam amanatnya Dr Husaini menegaskan bahwasanya 77 tahun yang lalu, tepatnya pada 10 November 1945 terjadi pertempuran besar antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Inggris di Surabaya. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan menjadi satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia. 


Terjadinya pertempuran besar di Surabaya pada 10 November 1945, selama lebih kurang tiga minggu lamanya. Pertempuran itu mengakibatkan sekitar 20.000 rakyat Surabaya menjadi korban. Sebagian besar korban adalah warga sipil. Selain itu, sekitar 150.000 orang terpaksa meninggalkan kota Surabaya dan tercatat sekitar 1600 orang prajurit Inggris tewas, hilang, dan luka-luka.


Dengan peristiwa yang luar biasa tersebut, mari kita peringati hari Pahlawan tahun ini, dengan menjadikan Para pahlawan menjadi teladan kita. Sesuai dengan tema Hari Pahlawan 2022 adalah "Pahlawanku, Teladanku". Tema ini memiliki harapan agar perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk meneruskan pembangunan dan mengisi kemerdekaan. Setiap orang dapat memberikan kontribusi bagi bangsa sesuai kemampuan, keahlian, dan keterampilan masing-masing tanpa harus dengan mengangkat senjata, pungkas Husaini. (Ags/Ftm)