Rokan Hilir (Inmas) - Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah pada jenjang MI, MTs dan MA, sebagai alat ukur yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survey karakter.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir melalui Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) M.Syafri Johan,S.Ag,M.Pd.I menerima kunjungan team visitasi madrasah pelaksanaan AKMI , Kamis (24/11/2022) di aula rapat kantor Kemenag Rohil.
Madrasah yang berada di bawah naungan Kemenag Rohil sebagai salah satu pilot project pelaksanaan uji validasi instrumen Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) Tahun 2022.
Dikesempatan tersebut tim visitasi menanyakan kendala yang dihadapi.
Kasi Penmad yang didampingi Kasi PAPKIS Hasbullah,S.Ag dan Staf Penmad Azmi Azim,S.Ag,M.Pd.I, mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim visitasi. Tentunya hal ini menjadi pengalaman dan pengetahuan yang berharga bagi madrasah dalam pelaksanaan AKMI nantinya.
“Dengan begitu semoga AKMI nantinya berjalan dengan lancar” ucapnya.
M.Syafri Johan menambahkan, bahwa kunjungan dari team visitasi ini merupakan tindak lanjut bimtek AKMI.Adapun visitornya Nurman dari Lampung dan Hendri Donal dari Inhu.
Pada kesempatan tersebut Nurman menyampaikan bahwa AKMI adalah sebuah kegiatan yang akan dilaksanakan setiap tahun, sebagai evaluasi dan mendiagnosis kelebihan dan kekurangan siswa.
“Saya berharap pembiasaan berliterasi dimulai sejak kelas 1 secara berkesinambungan dengan guru sebagai role model, menggunakan metode student Center sehingga siswa bisa aktif dalam kegiatan pembelajaran, bukan hanya guru saja yang aktif,” tutur Nurman. (AjdSyaheed)