Rokan Hilir (Inmas) - Islam adalah agama yang menitikberatkan pada pentingnya pola hidup seimbang. Pemenuhan kesehatan tidak hanya ditumpukan pada kesehatan rohani, tetapi juga jasmani. Manusia dituntut menjaga kebugaran fisik mereka serta menghindari berbagai perkara yang bisa membahayakan fisik dan rohani mereka.
"Diantara cara menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh adalah dengan berolahraga," ujar Kasubbag TU H.Khairul,S.Ag saat mengikuti kegiatan rutin olahraga ASN Kementerian Agama, dengan kegiatan Olah raga bulu tangkis, kasubbag TU didampingi Kasi Penmad M.Syafri Johan,M.Pd, Kasi Papkis Hasbullah,S.Ag, Kasi PHU H.Tarmizi,S,HI dan Staf PHU Nasuha,S.Pd.I, Rabu (30/11/2022), di lapangan Kementerian Agama Kab.Rokan Hilir.
Menurutnya, selama ini kebanyakan orang hanya tahu olahraga bermanfaat untuk kebugaran dan kesehatan tubuh, membentuk otot dan melangsingkan. Tapi mungkin belum banyak yang paham kalau manfaat olahraga tidak hanya itu. Aktivitas fisik ternyata juga bisa meningkatkan performa kerja.
Dikatakan H.Khairul lagi, banyak keuntungan yang akan didapat jika di kantor rajin olah raga. Pertama, selalu siaga. Aktivitas fisik seperti fitnes dan olahraga akan melancarkan peredaran darah ke otak, membantu untuk selalu siap, siaga dan fokus ketika bekerja.
Dalam jangka panjang, olahraga secara rutin akan menajamkan kemampuan otak dan mencegah penurunan fungsi kognitif. Fungsi kognitif merupakan kemampuan otak untuk menerima, mengolah, menyimpan dan mengingat kembali semua masukan sensorik secara baik seperti memori, bahasa, atensi dan motorik.
Kedua, meningkatkan energi. Setelah berolahraga tubuh memang akan menjadi lelah dan itu dianggap sebagai tanda Anda kehabisan energi. Namun yang terjadi sebenarnya justru bertolak belakang dengan anggapan banyak orang. Olahraga bisa meningkatkan level energi sehingga tubuh tak mudah lelah. "Dengan begitu, kita bisa menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa jadi terlalu lelah mengantuk," ujarnya.
Ketiga, lanjutnya, olahraga akan membuat orang lebih disiplin. Olahraga juga membantu dalam manajemen waktu. Kemampuan mengatur waktu dan menetapkan skala prioritas tidak datang dengan sendirinya, juga bukan karena bakat bawaan atau pelatihan. Tapi juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Ketika rajin berolahraga, tubuh akan memproduksi endorphin secara konstan. Hormon ini berperan dalam meningkatkan fungsi otak dalam mengatur waktu dan menentukan prioritas dalam
Keempat, mood selalu positif. Saat beraktivitas fisik, tubuh akan melepaskan hormon endorphin dan serotonin pada otak yang akan meningkatkan mood positif serta mencegah depresi. Alhasil, Anda jadi terbantu untuk lebih siap menghadapi tekanan kerja dan tidak mudah kesal, marah atau stres ketika menghadapi masalah kantor.
Ditambahkan, hal kelima adalah meningkatkan kreativitas. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Psychology menemukan, tubuh yang aktif akan membantu tingkatkan kreativitas. Bahkan cukup dengan jalan sehat selama 30 menit setiap hari akan menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Berpikir kreatif penting dalam dunia kerja untuk membantu kantor mengembangkan ide-ide dan inovasi dalam memajukan perusahaan.
Keenam, menguatkan otak. Latihan fisik akan meningkatkan kekuatan dan ingatan pada otak, sekaligus bermanfaat bagi kesehatan mental. Memiliki fisik dan otak yang produktif, akan menghasilkan karyawan dengan hasil kerja yang juga produktif
"Nah yang ketujuh, mengurangi kecemasan. Bagi orang yang mudah gelisah, cemas atau demam panggung ketika harus presentasi di depan banyak orang, bisa diatasi dengan fitnes. Sebuah studi menunjukkan bahwa latihan yoga selama 20 menit sebelum presentasi atau berdiri di hadapan orang banyak akan membuat perasaan dan emosi jadi lebih tenang secara signifikan,"
"Olahraga yang rutin dijadwalkan di Kemenag Rokan Hilir diharapkan akan membuat pegawai lebih sehat dan dapat berkonsentrasi terhadap pekerjaan," ungkap H.Khairul. (AjdSyaheed)