0 menit baca 0 %

Kemenag Bengkalis Gelar Pendampingan Program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat di Kecamatan Bukit Batu

Ringkasan: Bengkalis, 25 September 2025 Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkalis melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) terus menggencarkan program Pendampingan KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat di berbagai kecamatan. Setelah sukses dilaksanakan di Kecamatan Mandau, program strategis ini kembal...

Bengkalis, 25 September 2025 – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkalis melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) terus menggencarkan program Pendampingan KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat di berbagai kecamatan. Setelah sukses dilaksanakan di Kecamatan Mandau, program strategis ini kembali digelar di Kecamatan Bukit Batu pada Kamis (25/9/2025).


Kegiatan yang dipusatkan di Aula KUA Bukit Batu ini dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Bukit Batu, H. Ahmad Syahril, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya transformasi peran KUA yang kini tidak lagi semata-mata berfungsi sebagai lembaga pencatatan nikah, melainkan juga harus tampil sebagai mitra strategis masyarakat dalam penguatan ekonomi umat.


“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. KUA harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, tidak hanya memberi pelayanan keagamaan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ahmad Syahril di hadapan peserta.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari kepala dan pegawai KUA Bukit Batu, penyuluh agama Islam, tokoh masyarakat, pengurus masjid, majelis taklim, hingga perwakilan kelompok pengajian ibu-ibu se-Kecamatan Bukit Batu. Kehadiran beragam unsur masyarakat tersebut menjadi bukti nyata antusiasme dan dukungan yang tinggi terhadap program pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis masjid dan KUA.
Untuk memperkaya wawasan peserta, kegiatan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Bengkalis, Dr. H. Carles, S.Ag., MA, dan Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis, Ismail, S.Sos.
Dalam pemaparannya, Dr. H. Carles menekankan pentingnya strategi pemberdayaan ekonomi umat yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan. Menurutnya, zakat, infak, sedekah, dan wakaf tidak boleh hanya berhenti pada penyaluran konsumtif, tetapi harus diarahkan pada pengembangan usaha produktif masyarakat.
“KUA bukan hanya tempat pelayanan pencatatan nikah, tetapi juga harus hadir sebagai motor penggerak ekonomi umat. Optimalisasi zakat dan wakaf agar lebih produktif adalah langkah penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat,” tegas Carles.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Bengkalis, Ismail, menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. Menurutnya, sinergi antara KUA, BAZNAS, dan masyarakat merupakan kunci sukses untuk memastikan zakat dan wakaf benar-benar berdaya guna.

“Dengan kolaborasi yang baik, potensi dana zakat dan wakaf dapat dikelola secara maksimal sehingga benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kecamatan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Bengkalis berharap aparatur KUA bersama masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara produktif. Dengan begitu, KUA dapat bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan umat yang mendorong lahirnya kemandirian ekonomi di Kabupaten Bengkalis.

Selain itu, kegiatan di Bukit Batu juga menjadi penegasan atas komitmen Kemenag Bengkalis dalam mengimplementasikan Revitalisasi KUA yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI. Revitalisasi tersebut tidak hanya menekankan peningkatan kualitas layanan keagamaan, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi umat secara berkelanjutan.

“Kami optimis, melalui program ini akan lahir model-model pemberdayaan ekonomi umat yang bisa direplikasi di kecamatan lain. Dengan demikian, KUA akan semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi penggerak perubahan positif di tengah kehidupan umat,” tutup Dr. Carles.

Dengan terlaksananya pendampingan ini, Kemenag Bengkalis meneguhkan langkahnya untuk menjadikan KUA bukan sekadar lembaga administratif, tetapi sebagai lembaga yang benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan sekaligus mendorong lahirnya kesejahteraan ekonomi yang lebih merata di Kabupaten Bengkalis.