Bengkalis (Inmas)-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H Khaidir harapkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terus mantapkan kerukunan dan toleransi di Negeri Junjungan.
Hal tersebut disampaikan Kakan Kemenag saat mengisi acara yang bertajuk “Pembinaan Kelurahan Sadar Kerukunan” yang di taja oleh FKUB Kabupaten Bengkalis dengan mengusung tema”Menuju Desa/Kelurahan Rukun, Bermarwah Maju Dan Sejahtera Tahun 2022 ” yang berlangsung di Ruangan Aula Kemenag Bengkalis, Sabtu Pagi, 17 Desember 2022.
Dalam arahannya Kakan Kemenag Bengkalis menyampaikan bahwa FKUB harus mampu berperan penting dalam mewujudkan kesuksesan pembangunan keharmonisan masyarakat, tanpa melihat religi atau latar belakang agamanya.
Beliau juga mengungkapkan beberapa makna kerukunan, bahwa prinsip hidup bersama merupakan suatu bentuk yang sangat mempengaruhi kemajuan dalam kehidupan.
"Artinya, semua hal dan ungkapan yang baik tentang kerukunan, harus terus menerus digaungkan, dibicarakan dan dibudayakan secara masif ditengah kehidupan masyarakat," ungkap H Khaidir .
Untuk itu kepada semua pengurus harus mempunyai komitmen yang sama untuk memajukan FKUB ke arah yang lebih baik dalam rangka mensukseskan pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah menuju masyarakat Kabupaten Bengkalis yang Rukun , bermarwah maju dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Seperti diketahui "Program Kelurahan/desa sadar kerukunan hadir sebagai bentuk realisasi cita-cita semua pihak yang menginginkan kehidupan antara sesama umat beragama tetap rukun serta menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa dalam komitmen bernegara dengan tetap menyelaraskan dengan Moderasi Beragama," imbuh Kakan Kemenag.
Karena itu pentingnya dari kegiatan ini adalah untuk bisa memberikan pemahaman peraturan kerukunan umat beragama supaya dapat menciptakan kondisi kehidupan umat beragama yang damai rukun dan aman di Kabupaten Bengkalis.
"Mari terus berperan dan berkontribusi dalam upaya ikut menjaga antar umat beragama, membangun kesatuan dan keutuhan nasional serta hidup dalam keberagaman, saling toleransi, dan saling berempati," ajak Kakan Kemenag.
Mudah-mudahan melalui pembinaan kelurahan sadar kerukunan dapat memberi contoh bagi kita semua yang hadir untuk semakin meningkatkan jalinan silaturahmi, juga meningkatkan pemahaman untuk mewujudkan serta menciptakan kerukunan dan toleransi umat beragama di wilayahnya masing-masing.
Turut hadir , Kakanwil Kemenag Riau yang diwakili oleh Ghana Ratguna Kasubbag Ortala dan KUB, Kepala Kesbangpol H Hermanto, Kasi Dan Penyelenggara Kantor Kemenag Bengkalis beserta jajaran yang terdiri dari Kepala KUA dan Kepala Madrasah.
Kemudian Ketua FKUB yang di wakili H Ahmad Toha, serta Ketua Panitia Pelaksanan H Nasrun Harahab , dan seluruh peserta FKUB sebanyak 30 orang yang berasal dari 5 tokoh agama yang ada di Kabupaten Bengkalis .
Hal tersebut disampaikan Kakan Kemenag saat mengisi acara yang bertajuk “Pembinaan Kelurahan Sadar Kerukunan” yang di taja oleh FKUB Kabupaten Bengkalis dengan mengusung tema”Menuju Desa/Kelurahan Rukun, Bermarwah Maju Dan Sejahtera Tahun 2022 ” yang berlangsung di Ruangan Aula Kemenag Bengkalis, Sabtu Pagi, 17 Desember 2022.
Dalam arahannya Kakan Kemenag Bengkalis menyampaikan bahwa FKUB harus mampu berperan penting dalam mewujudkan kesuksesan pembangunan keharmonisan masyarakat, tanpa melihat religi atau latar belakang agamanya.
Beliau juga mengungkapkan beberapa makna kerukunan, bahwa prinsip hidup bersama merupakan suatu bentuk yang sangat mempengaruhi kemajuan dalam kehidupan.
"Artinya, semua hal dan ungkapan yang baik tentang kerukunan, harus terus menerus digaungkan, dibicarakan dan dibudayakan secara masif ditengah kehidupan masyarakat," ungkap H Khaidir .
Untuk itu kepada semua pengurus harus mempunyai komitmen yang sama untuk memajukan FKUB ke arah yang lebih baik dalam rangka mensukseskan pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah menuju masyarakat Kabupaten Bengkalis yang Rukun , bermarwah maju dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Seperti diketahui "Program Kelurahan/desa sadar kerukunan hadir sebagai bentuk realisasi cita-cita semua pihak yang menginginkan kehidupan antara sesama umat beragama tetap rukun serta menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa dalam komitmen bernegara dengan tetap menyelaraskan dengan Moderasi Beragama," imbuh Kakan Kemenag.
Karena itu pentingnya dari kegiatan ini adalah untuk bisa memberikan pemahaman peraturan kerukunan umat beragama supaya dapat menciptakan kondisi kehidupan umat beragama yang damai rukun dan aman di Kabupaten Bengkalis.
"Mari terus berperan dan berkontribusi dalam upaya ikut menjaga antar umat beragama, membangun kesatuan dan keutuhan nasional serta hidup dalam keberagaman, saling toleransi, dan saling berempati," ajak Kakan Kemenag.
Mudah-mudahan melalui pembinaan kelurahan sadar kerukunan dapat memberi contoh bagi kita semua yang hadir untuk semakin meningkatkan jalinan silaturahmi, juga meningkatkan pemahaman untuk mewujudkan serta menciptakan kerukunan dan toleransi umat beragama di wilayahnya masing-masing.
Turut hadir , Kakanwil Kemenag Riau yang diwakili oleh Ghana Ratguna Kasubbag Ortala dan KUB, Kepala Kesbangpol H Hermanto, Kasi Dan Penyelenggara Kantor Kemenag Bengkalis beserta jajaran yang terdiri dari Kepala KUA dan Kepala Madrasah.
Kemudian Ketua FKUB yang di wakili H Ahmad Toha, serta Ketua Panitia Pelaksanan H Nasrun Harahab , dan seluruh peserta FKUB sebanyak 30 orang yang berasal dari 5 tokoh agama yang ada di Kabupaten Bengkalis .