0 menit baca 0 %

Kemenag Bengkalis Ikuti Rapat Bersama Tim Wasdin  terkait  isu-isu nasional yang perlu diwaspadai

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis di wakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Pontren) H.Ibrahim mengikuti rapat bersama Tim Kewaspadaan Dini (Wasdin) yang di taja oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Polit...

Bengkalis (Inmas)-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis di wakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Pontren) H.Ibrahim mengikuti rapat bersama Tim Kewaspadaan Dini (Wasdin) yang di taja oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) , Kamis, 23 Juni 2022. 

Rapat yang dibuka Bupati Bengkalis diwakili Kepala Kesbangpol, H Hermanto ini turut dihadiri Kapolres Bengkalis diwakili Kasat Intelkam, AKP Deni, Kasi Intel Kejari Bengkalis, Bagas, Kasi Intel Kodim 0303/Bengkalis, Simanjuntak, Kapos Al Bengkalis, Bahar Keya, pihak Imigrasi Bengkalis, Jhonny dan anggota yang tergabung dalam Tim Kewaspadaan Dini lainya. 

Melalui pertemuan ini diharapkan dari peserta rapat dapat memberikan masukan pada pemerintah terkait deteksi pencegahan dini agar lebih awal diketahui terhadap suatu masalah ditengah-tengah masyarakat.  "Agar pendeteksian gejolak ketertiban dari berbagai bentuk dilingkungan masyarakat, maka Tim Kewaspadaan Dini ini merupakan hal yang perlu ada.Sehingga sumber-sumber konflik dapat diantisipasi secara dini," ujar Kaban Kesbangpol yang kala itu mewakili Bupati Bengkalis membuka rapat. 

Ada beberapa isu-isu nasional yang perlu diwaspadai di daerah, lanjut Hermanto, seperti konflik lahan, aliran pemahaman keagamaan, pemilihan umum dan mencakup secara luas yang berkaitan dengan unsur Suku, Agama, Ras dan Golongan alias SARA.

  Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang terlibat di dalam Tim Kewaspadaan Dini, karena telah berperan aktif menjaga ketertiban di Kabupaten Bengkalis.

  "Tim Wasdin tentu kita harapkan dapat mendeteksi, mengidentifikasi, menilai, menganalisis, menafsirkan, dan menyajikan informasi dalam rangka memberikan peringatan dini untuk mengantisipasi berbagai potensi bentuk ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan," terangnya.