0 menit baca 0 %

Kemenag Bengkalis Jadi Narasumber Pada Seminar Moderasi Beragama

Ringkasan: Bengkalis (Inmas)-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bengkalis H.Khaidir menjadi narasumber pada seminar moderasi beragama yang di taja oleh Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kabupaten Bengkalis yang bertempat di Aula Wisma Kito Bengkalis Jalan Hangtuah, Selasa,20 S...


Bengkalis (Inmas)-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bengkalis H.Khaidir menjadi narasumber pada seminar moderasi beragama yang di taja oleh Pengurus Daerah Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kabupaten Bengkalis yang bertempat di Aula Wisma Kito Bengkalis Jalan Hangtuah, Selasa,20 September 2022.

Kegiatan seminar ini  mengangkat tema "Peningkatan Nilai Agama Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia  (NKRI) “ Yang dilaksanakan selama 1 hari dan di ikuti sebanyak 40 orang Dai dari Kabupaten Bengkalis .

Kakan Kemenag Bengkalis H.Khaidir menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ikadi Kabupaten Bengkalis  yang telah melaksanakan kegiatan ini, sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian dalam memberikan pendidikan keagamaan pada masyarakat dengan mencetak Kader Da’i dan Da’iyah yang berkompetensi sebagai penerus perjuangan Rasulullah, ujarnya.

Dalam pemaran materinya h.Khaidir banyak membahas masalah moderasi beragama dari sisi kebahasaan. Menurutnya Moderasi secara Bahasa berasal dari Moderation yang berarti tidak berlebih-lebihan.  Ia juga  juga mengatakan bahwa Moderasi dalam Bahasa arab sering pula diterjemahkan dengan wasathiyah yang artinya senantiasa memilih jalan tengah.

Dalam arahannya , ia mengajak kepada para peserta agar senantiasa menjaga dan mengawal jalannya moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat, tujuannya agar kedamaian, keselarasan, dan ketenteraman dalam masyarakat senantiasa tercipta dan terjaga

“Selain itu , kepada  seorang Da’i dan Da’iyah, diharuskan agar bisa mempersiapkan dan membekali diri dengan menguasai berbagai macam ilmu, wawasan dan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan dakwah saat ini serta harus dapat  memberi contoh sikap moderat dalam beragama”.Pesan h.khaidir

"Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi momentum kita bersama untuk memperkuat dan meningkatkan keterampilan para da’i dan daiyah, agar kelak, para da’i dan da’iyah memiliki pengetahuan dan skill untuk menyampaikan pesan-pesan moral keagamaan dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. sehingga benar-benar dapat berperan aktif dalam membangun kehidupan masyarakat yang agamis, bermarwah, maju dan sejahtera melalui dakwah di Kabupaten Bengkalis,"harap H.Khaidir.