0 menit baca 0 %

Kemenag Inhil Salurkan Bantuan Bantuan Untuk Korban Kebakaran Di Pondok Pesantren Darul Ishlah Sungai Nibung

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H Harun SAg MPd menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada Ponpes Daarul Ishlah atas musibah kebakaran yang terjadi. Bantuan ini diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Daarul Ishlah, Muhammad Efendi, Selasa (20/12) ber...

Tembilahan (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir, H Harun SAg MPd menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada Ponpes Daarul Ishlah atas musibah kebakaran yang terjadi. Bantuan ini diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Daarul Ishlah, Muhammad Efendi, Selasa (20/12) bertempat di Masjid Al-Falah, Pulau Palas.

Untuk diketahui kebakaran Ponpes Daarul Ishlah terletak di Sungai Nibung 17 RT 007 RW 004, Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil, Provinsi Riau terjadi pada Sabtu (19/11) lalu, yang disebabkan oleh tabung gas elpiji meledak. 

Hadir dalam kegiatan ini, Kasubag Tata Usaha, Drs. H. Zainal Abidin, Kasi Pontren, Dr. H Arifin, MPd, dan Ketua Forum Koordinasi Pondok Pesantren (FKPP) Kab. Indragiri Hilir, Abdur Rahman.

Kakan Kemenag Inhil mengucapkan belasungkawa dan prihatin atas peristiwa yang terjadi. "Kami turut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren ini. Bantuan ini merupakan bukti rekan-rekan ASN serta DWP di lingkungan Kemenag Inhil ikut merasakan apa yang dialami oleh santri pasca terjadinya musibah ini. Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban santri yang mondok disini dan dapat membantu pondok pesantren agar bisa bangkit kembali melaksanakan kegiatannya seperti semula". 

Pada kesempatan ini, Kakan Kemenag Inhil juga memberikan pemahaman berkaitan dengan pendataan ponpes, serta menjelaskan pentingnya Moderasi Beragama di lingkungan pondok pesantren. "kita sampaikan pentingnya pondok pesantren untuk melengkapi kelengkapan administrasinya, sehingga dapat didatakan Surat Izin Operasional (SIO) serta terdaftar ke dalam EMIS Pontren agar perkembangan pondok pesantren dapat dipantau dan dibina oleh Kementerian Agama. Sampai saat ini di Inhil telah terdaftar 60 Pondok Pesantren yang  memiliki SIO.

Pendataan ini akan bermanfaat dijangka panjang, terutama untuk penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang dapat dimanfaatkan oleh pondok pesantren dalam pengembangan pembelajaran santri"

"Moderasi Beragama adalah program utama yang saat ini digalakkan Kementerian Agama. Hal ini penting terutama di lingkungan pondok pesantren sebagai salah satu antisipasi pemahaman radikal. Kami tekankan, dengan pengawasan intens oleh semua pihak, terutama berkaitan recruitment dan track record guru yang mengajar di pondok pesantren, akan sangat membantu dalam keberhasilan program Moderasi Beragama Kementerian Agama" ***(Utar/ Hd)