0 menit baca 0 %

Kemenag Kampar Adakan Sosialisasi Kegiatan Uji Kesetaraan Pada Pimpinan Ponpes

Ringkasan: Kampar (Inmas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Ponpes), mengadakan Sosialisasi Kegiatan Uji Kesetaraan pada pimpinan Pondok Pesantren. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kab.

Kampar (Inmas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Ponpes), mengadakan Sosialisasi Kegiatan Uji Kesetaraan pada pimpinan Pondok Pesantren. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Kampar H. Fuadi Ahmad, SH, M.AB, didampingi Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Ahmad Fadhli, SH, MM, hari senin (03/04/2023) di Aula Kantor Kemenag Kampar.


Dalam acara tersebut Kakan Kemenag Kampar Fuadi Ahmad mengatakan, Sesuai dengan arahan Direktur PD Pontren, ujian kesetaraan tahun 2023 harus mengacu pada standar nasional pendidikan. Itulah mengapa dibutuhkan rumusan kisi-kisi dan juknis dalam pelaksanaannya.


Menurutnya hal itu harus diaplikasikan dalam soal ujian pada mata pelajaran umum, tanpa menghilangkan ciri khas ponpes Salafiyah. Termasuk dalam soal ujian mata pelajaran dirasah Islamiyyah. Oleh karena itu, mari hal ini menjadi perhatian kita bersama, agar apa yang kita harapkan bisa tercapai.


Sementara itu Kasi PD Pontren H Ahmad Fadhli SH MM mengatkan, jika tidak ada aral melintang, Ujian pada tahun ini akan dilaksanakan mulai bulan Maret hingga bulan Mei Tahun 2023. Dimana untuk jenjang Ulya akan digelar 6-12 Maret mendatang, untuk jenjang wustha akan dilaksanakan mulai 8 hingga 14 Mei 2023. Sementara untuk jenjang Ula dimulai tanggal 22 hingga 27 Mei 2023.


Kita berharap, dalam pelaksanaan ujian nanti bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga Pondok Pesantren yang ada di Kampar bisa bersaing dengan sekolah umum lainnya sesuai dengan standar Pendidikan Nasional. Mengingat belajar di pondok ini mempunyai nilai plus, yakni selain kita mendapatkan ilmu agama, juga mendapatkan ilmu umum lainnya, pungkas Ahmad Fadhli. (Ags/Ftm)