Meranti (Inmas) - Pemerintah Arab Saudi menetapkan rekam biometrik sebagai prasyarat pembuatan visa jamaah haji. Jelang waktu keberangkatan haji yang semakin dekat, Kantor Kementerian Agama Kepulauan Meranti melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh mulai perekaman biometrik calon jemaah haji Kabupaten Kepulauan Meranti pada Kamis(30/11/2023).
Perekaman biometrik itu dilakukan melalui aplikasi Saudi Visa Bio yang dibuat oleh pemerintah Saudi. Data biometrik calon jemaah haji yang diunggah adalah wajah, sidak jari, serta fotokopi paspor. Proses biometrik ini nantinya mempermudah proses pada saat para jemaah keluar dari bandara Saudi.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh H. Effendi, S.Ag, MM dijumpai saat sedang melakukan perekaman biometrik mengatakan perekaman hari ini berjalan lancar.
"Perekaman biometrik untuk calon jamah Haji Kepulauan Meranti sudah mulai dilakukan sejak hari ini dan diutamakan bagi jamaah yang sudah memiliki paspor. Dan khusus besok, dijadwalkan khusus untuk calon jamaah haji dari Kecamatan Rangsang Barat", tutur Efendi.
Selanjutnya, Efendi juga menyatakan bahwa perekaman biometrik melalui aplikasi Saudi Visa Bio merupakan suatu kesepakatan antara Kemenag dengan pihak otoritas Arab Saudi untuk memudahkan jamaah haji membuat visa tanpa perlu mengunjungi kedutaan dan konsulat Arab Saudi atau tempat penerbitan visa di Indonesia.
Perekaman biometrik jamaah haji tersebut dilakukan di ruang seksi penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kepulauan Meranti. (Inmas)