Pekanbaru (Inmas). Jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru mengadakan rapat tentang proses pemulangan dan penyambutan Jemaah Haji (JH) asal Kota Pekanbaru, Jumat (8/7/2022).
Rapat dipimpin langsung oleh Plt Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, Abdul Wahid dan dipandu oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Pekanbaru, Haryati diikuti staf dan panitia di lingkungan Kemenag Kota Pekanbaru.
Usai rapat, Abdul Wahid menjelaskan pemulangan jemaah haji asal Pekanbaru dilakukan melalui lima kali penerbangan dari Batam ke Pekanbaru.
"Pertama itu, Kloter 5, jemaah haji asal Kota Pekanbaru berjumlah 7 yang bergabung dengan jemaah Kampar. Diberangkatkan dari Batam pada tanggal 31 Juli 2022 melalui tiga kali penerbangan, yang pertama pada pukul 21.55 WIB dan terakhir pukul 22.55 WIB," jelasnya.
Khusus jemaah yang masuk dalam Kloter 5, belum bisa dipastikan rute pemulangan jemaah, akan langsung pulang ke rumah masing - masing dari asrama Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau setelah dari Bandara SSK II Pekanbaru atau setelah sampai di asrama EHA menginap terlebih dahulu sampai subuh baru diserahkan kepada Kemenag Kota Pekanbaru.
"Belum dapat dipastikan sehingga belum diketahui informasi yang valid, karena akan dirapatkan dahulu pada hari Selasa pekan depan karena rapat dengan pihak PPIH Provinsi Riau di asrama EHA. Namun apapun alternatifnya, jajaran Kemenag Kota Pekanbaru siap memberikan layanan. Termasuk jika jemaah mau pulang langsung ke rumah dari asrama EHA atau dari bandara, kami menunggu putusan rapat PPIH Riau," ungkapnya.
Selanjutnya adalaah jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 6 yang merupakan jemaah penuh dari Kota Pekanbaru.
"Akan tiba di Batam pada tanggal 3 Agustus 2022, lalu pada jam 02.20 WIB diterbangkan dari Batam sampai ke SSK II Pekanbaru pada jam 03.15. Penerbangan terakhir pukul 03.45 WIB. Memang diperkirakan pada subuh hari, tetapi kembali disipakan dua alternatif. Jemaah ke EHA lalu ke Kemenag atau transit di EHA baru dijemput," urainya.
Sedangkan pemulangan selanjutnya adalah jemaah yang masuk dalam Kloter 8 diperkirakan pulang pada tanggal 5 Agus, namun jumlahnya hanya satu jemaah. Lalu Kloter 9 pada tanggal 6 Agus sebanyak 8 jemaah dan Kloter 12 sebanyak 10 jemaah.
"Khusus untuk jemaah Kloter delapan itu hanya satu orang saja, begitu juga dengan jemaah Kloter 9 dan Kloter 10. Itu fleksibel saja, kita akan menyesuaikan layanannya sebagaimana permintaan jemaah. Mudah-mudahan penerbanganan tidak delay. Titik perhatian adalah Kloter 6," tambahnya. (TS)
KBRN, Pekanbaru :