Pekanbaru (Inmas). Jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru berkomitmen mewujudkan penerapan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi – Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI WBK-WBBM). Walapun selama ini dalam memberikan layanan hal tersebut sudah diterpkan.
Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Abdul Sahid saat mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama RI dengan memberikan pendampingan kepada jajaran kantor Kemenag di lingkungan Kantor Kemenag se Provinsi Riau.
Dikatkan, dalam rangka mewujudkan hal tersebut telah digelar kegiatan pembangunan ZI menuju WBK-WBBM di lingkungan Kemenag se Riau yang berlangsung selama empat hari yaitu 30 Agustus - 2 September 2022 dengan peserta 190 orang dari 30 Satker yang ada di linkungan Kanwil Kemenag Riau yaitu Kanwil Kemenag Riau, Kantor Kemenag kabupaten/kota dan Madrasah Negeri.
"Khusus dari Kantor Kemenag Pekanbaru diikuti 12 orang peserta. Maka ke depan bisa menerapkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih. Agar pelayanan yang baik bersih, pelayanan kepada masyarakat bisa terlaksana," ungkapnya.
Dikatakan Wahid, pihaknya meminta dukungan masyarakat dan seraca internal kemenag dan pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan.
Menurut Abdul Wahid, secara kkhusus dari kantor Kemenag Pekanbaru yang mengikuti sebanyak 12 tujuannya pelayanan kepada masyarakat menjadi baik dan bersih serta gratis.
"Memang semua layananan di Kemenang sudah gratis atau nol rupiah. Tapi iai tetap meminta dukungan masyarakat dan seraca internal kemenag agar pelayanan dapat diwujudkan dengan menerapkan pola ZI WBK WBBM," harapnya.
Sebelumnya Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kemenag Riau, Asmuni yang membuka acara mengatakan kegiatan pembangunan ZI di lingkungan Kemenag Riau dalam rangka membangun komitmen bersama menuju Kemenag WBK dan WBBM.
Nara sumber yang dihadirkan yaitu Kabiro Ortala Drs H Ahmad Lutfi MM, Tim Biro Ortala Kemenag RI yang terdiri dari Kartika Darmawanti yang akan mendampingi kegiatan dan 190 peserta kegiatan yang terdiri dari Satker di Linkungan Kanwil Kemenag Riau.