0 menit baca 0 %

Kemenag Pekanbaru Tegaskan Transformasi Manajerial Pesantren dalam Rapat Evaluasi Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiah

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag) . Seksi Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru menggelar rapat evaluasi terkait kualitas pendidikan kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiah, Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya SK Dirjen Pendidikan Islam tentang Kalender Pend...

Pekanbaru (Kemenag) . Seksi Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru menggelar rapat evaluasi terkait kualitas pendidikan kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiah, Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya SK Dirjen Pendidikan Islam tentang Kalender Pendidikan Pondok Pesantren Salafiah. Rapat berlangsung dengan dihadiri perwakilan dari 22 pondok pesantren di Kota Pekanbaru.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya evaluasi pelaksanaan Ujian TKA serta Ujian Akhir Nasional (UAN) PKPPS. Selain itu, Seksi Ponpes juga melakukan pembahasan mengenai implementasi data EMIS, percepatan realisasi dana BOS, serta pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) pada pondok pesantren.

Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Syahrul Mauludi, turut memberikan arahan dan penegasan penting terkait arah pengembangan pesantren ke depan. Ia menyampaikan bahwa Dirjen Pondok Pesantren telah disetujui, sehingga regulasi yang ada kini menjadi pondasi kuat bagi kemajuan dan kemandirian pondok pesantren.

“Regulasi ini dapat menjadi landasan untuk mengembangkan pondok pesantren menjadi lebih baik, serta memberikan peran besar dalam mencerdaskan anak bangsa,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya Dirjen khusus untuk Ponpes, perhatian serta penganggaran bagi pesantren akan semakin besar. Karena itu, ia mengajak seluruh pengelola pondok pesantren untuk memperkuat tata kelola dan manajerial lembaga.

“Para pesantren harus melakukan transformasi manajerial. Saya mencari orang-orang yang komit, orang yang bisa diajak bekerja sama dan berkoordinasi,” ujarnya.

Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat memperkuat mutu pendidikan kesetaraan di pesantren salafiah, meningkatkan tertib administrasi, serta memastikan seluruh program pemerintah dapat berjalan efektif di lingkungan pondok pesantren.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kasi PD Pontren Zulfa Hendri, staf Pd Pontren, dan perwakilan 22 pondok pesantren PKPPS Kota Pekanbaru.