Riau (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA
didampingi Kabag TU H Erizon Efendi S Ag M Pd, dan Kasubbag Kepegawaian dan
Hukum H Edi Tasman S Ag M SI membuka Rapat Teknis Persiapan Pelaksanaan SKB
CPNS Kemenag Riau Formasi 2019, Rabu (26/8/2020) di ruang Rapat Kakanwil
Kemenag Riau.
Hadir dalam rapat tersebut perwakilan UIN Suska Riau, STAIN
Bengkalis, Kemenag Kabupaten/ Kota se Riau dan pegawai pada Subbag Kepegawaiaan
dan Hukum Kemenag Riau.
Mahyudin dalam arahannya menegaskan, terkait dengan dengan
pelaksanaan Seleksi Kompetensi
Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 di
Lingkungan Kemenag Provinsi Riau secara teknis harus dipersiapkan secara
matang, mulai dari teknis tempat dan protokol kesehatan, hingga permasalahan
isolasi 14 hari bagi peserta.
“Teknis pelaksanaan SKB harus benar- benar dimatangkan agar
tes berjalan dengan baik, apalagi pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2029 diserahkan
kepada Kemenag Kabupaten/ Kota masing- masing. Bagi daerah yang pesertanya
tidak terlalu banyak tentu tidak terlalu sulit untuk mengatur protokol kesehatannya,
tetapi bagi daerah yang pesertanya cukup banyak seperti Pekanbaru, tentu harus
mencari tempat yang memadai dan sesuai ketentuan protokol kesehatan di tengah
Covid- 19,” ungkap Mahyudin.
Edi Tasman menambahkan,
secara nasional peserta SKB CPNS
Formasi 2019 di Kemenag sebanyak 12.622, khusus peserta yang mengikuti ujian formasi
Kemenag Provinsi Riau sebanyak 107 orang dari 38 formasi yang tersedia.
“Peserta SKB CPNS Formasi Kemenag Riau sebanyak 107 orang, namun yang akan mengikuti ujian di Kemenag se Riau sebanyak
285 orang, yaitu mereka yang mengikuti formasi CPNS Kemenag dari berbagai
daerah di Indonesia seperti Yogyakarta, Bandung dan daerah lainnya namun mereka ujian SKB di Riau, jadi kita tetap harus
menyediakan tempat. Sedangkan untuk prangkat ujian seperti jaringan dan lainnya disediakan oleh
masing- masing peserta,” jelas Edi
Tasman.
Ia menambahkan,
pada 26- 27 Agustus 2020 panitia daerah tengah melakukan input data titik
lokasi masing- masing SKB ke aplikasi yang secara resmi akan diumumkan kemudian
terkait dengan jadwal dan lokasi ujian peserta SKB.
“Ujian
terdiri dari praktek kerja, psikotes dan wawancara. Untuk itu, kita berharap
daerah dapat mempersiapkan segala sesuanya agar pelaksanaan tes berjalan
lancar. Untuk peserta, tentu harus terus memantau informasi terkait degan
pelaksanaan SKB agar tidak ketinggalan informasi,” ucapnya. (mus/faj/ana/eka)