Riau (Humas) - Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau melaksanakan rukyatul hilal 1 dzulhijjah 1441 H/2020 M, pada Selasa (21/07) sore, di pantai Selat Baru Bengkalis Provinsi Riau. Riau merupakan salah satu dari 84 titik lokasi pengamatan hilal di Indonesia.
Dilakukannya Rukyatul Hilal ini guna memberikan gambaran kepada Kementrian Agama Republik Indonesia yang akan melakukan sidang isbat penentuan awal bulan dzulhijjah 1441 H/ 2020 M.
Namun sayang, hilal tak tampak diakibatkan cuaca mendung, serta turunnya rintik hujan membuat pelaksanaan rukyatul hilal lagi lagi tak terlihat. Padahal kalau ditelisik, Ini bukan kali pertama pelaksanaan Rukyatul hilal dilakukan ditempat yang sama.
Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Riau melalui Kabid Urais Kanwil Kemenag Riau Drs H Afrialsah Lubis MPd mengatakan hilal lagi-lagi tak tampak di Provinsi Riau karena cuaca yang mendung tertutup awan. Laporan inilah disampaikan pada Kementrian Agama, yang pada Selasa malam tadi, sudah menggelar sidang isbat di Jakarta.
“Hilal yang kita amati lagi-lagi tak tampak. Cuaca tertutup mendung, maka kami menunggu keputusan penetapan 1 dzhulhijah saat sidang itsbat di Jakarta malam (selasa,red) ini,” ujarnya.
Selain itu, dikarenakan masa pandemi covid-19, Kabid Urais juga mengajak umat muslim di Provinsi Riau untuk dapat melaksanakan salat Idul Adha dengan nyaman dan tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19.
Pelaksanaan Hisab Rukyat 1 Dzulhijjah 1441 H/2020 M oleh Tim BHR Prov. Riau di hadiri oleh Ka. Kanwil Kemenag Riau yang di wakili oleh Kabid Urais, Bupati Bengkalis yang diwakili Kabag Kesra, Plt. Ka. Kankemenag Bengkalis. Tampak hadir pula rombonga Tim Hisab Rukyat Kanwil Kemenag Riau, UIN Suska Riau, PA Bengkalis, Kasi Bimas Islam Kemenag Bengkalis dan Ka. KUA Kec. Bantan pada momen Rukyatul hilal tersebut.
Pada kesempatan tersebut Kakanwil Kemenag Riau diwakili Kabid Urais menyerahkan Peralatan Teodolit untuk Kemenag Kab. Bengkalis yang juga disaksikan langsung oleh Bupati Bengkalis.
Sementara itu, hasil dari sidang isbat oleh Kementrian Agama, dan laporan rukyatul hilal dari 84 lokasi rukyatul hilal di Indonesia, maka 10 dzulhijah 1441 H ditetapkan jatuh pada 31 Juli 2021.(vera)