Rokan Hilir (Inmas). Dalam rangka turut mensukseskan perhelatan HAB Ke-78 Kementerian Agama Tahun 2024, Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir menggelar Rapat Koordinasi yang dihadiri oleh pegawai ASN dan Non ASN bertempat di Aula Kankemenag, pada Jum’at (15/12/2023).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir Drs. H. Naini, M.Pd.I didampingi oleh Kasubbag TU, H. Khairul, S.Ag membuka sekaligus memberikan sedikit pengantar khususnya dalam hal progres persiapan HAB yang telah dilakukan, mulai dari pengajuan proposal, penyusunan draft panitia dan rundown acara.
Naini menerangkan bahwa yang menjadi fokus pembahasan pada rapat kali ini adalah komitmen terkait biaya yang telah disepakati dan ketentuan baju seragam yang akan digunakan pada pelaksanaan HAB. Kemudian Ia mengajak kepada seluruh peserta untuk menyimak informasi seputar teknis pelaksanaan HAB oleh Kasubbag TU.
"Saya berharap kepada kita semua untuk fokus dalam rapat ini dan dapat mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan Menteri Agama. Karena yang mengikuti secara langsung Rapat HAB di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau adalah Kasubbag TU, maka mari kita dengarkan informasi yang diperoleh oleh Kasubbag TU". Ujar Naini.
Selanjutnya Kasubbag TU, H. Khairul, S.Ag memaparkan informasi dan rangkaian kegiatan pada HAB Ke-78 Kementerian Agama Tahun 2024 yang dimulai dari pengenalan tema dan logo yaitu "Indonesia Hebat, Bersama Umat" dan seluruh satuan kerja di Kementerian Agama diminta melakukan publikasi HAB melalui media luar ruang berupa spanduk dan lain-lain serta melalui media sosial, website dan sejenisnya.
"Adapun untuk kegiatan HAB seperti yang diarahkan oleh Menteri Agama kepada kita semua mulai dari tingkat pusat sampai daerah yaitu berupa kegiatan sosial, diantaranya pelaksanaan nikah massal, donor darah dan bakti sosial berupa goro rumah ibadah dan Anjangsana yang dilakukan dengan melakukan kunjungan ke Panti Asuhan dan Pondok Pesantren sekaligus penyerahan bantuan, itu yang diharapkan oleh Pak Plt. Kanwil dalam rapat kemarin" jelas Khairul.
Khairul menambahkan untuk kegiatan gerak jalan kerukunan pada HAB kali ini dibatalkan oleh Menteri Agama karena dikhawatirkan dapat ditunggangi oleh kepentingan kontestan-kontestan politik yang dapat merusak citra Kementerian Agama. Adapun gantinya seluruh agama diharapkan agar dapat melaksanakan doa bersama untuk Palestina, karena yang terjadi di Palestina tidak lagi persoalan agama tetapi merupakan persoalan kemanusiaan.
Kemudian pada akhir rapat dijelaskan mengenai desain dan ketentuan warna baju pada masing-masing bagian yang ditampilkan melalui layar proyektor. Untuk menindaklanjuti hal tersebut seluruh pegawai Kankemenag Rohil diminta untuk dapat segera melakukan pengisian list melalui Google Form yang berisikan informasi mengenai data diri dan ukuran baju yang dikenakan, hal ini dilakukan sebagai dasar untuk melakukan pemesanan baju. (Humas)