Jakarta (Inmas)- Kementerian Agama
mengumumkan hasil akhir seleksi Jabatan Pimpinan Tertinggi (JPT) Pratama atau
Eselon II. Kepala Biro Kepegawaian Saefuddin mengatakan, ada 55 peserta yang
terpilih, tersebar di 19 formasi.
"Panitia seleksi telah memilih 55 nama calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama untuk 19 formasi," ujar Saefuddin, di Jakarta, Senin (06/07).
19 formasi yang dilelang adalah Kepala Biro Umum, Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Direktur Urusan Agama Katolik, Kapuslitbang Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Kapuslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, serta Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh, Lampung, Jabar, Jateng, Gorontalo, NTB, Maluku, dan Bali. Selain itu, dilelang juga jabatan Karo Administrasi Umum dan Kepegawaian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Karo Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan IAIN Ternate, Karo Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan IHDN Denpasar, serta Karo Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama IHDN Denpasar.
Setiap formasi
dipilih tiga peserta terbaik, kecuali Karo Administrasi Umum, Perencanaan dan
Keuangan IHDN Denpasar, serta Karo Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan
Kerjasama IHDN Denpasar. Untuk dua formasi tersebut, masing-masing hanya ada
dua peserta yang terpilih sebagai calon.
Menurut Saefuddin,
hasil akhir seleksi ini selanjutnya diserahkan kepada Menteri Agama. "Nama
calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini kemudian diserahkan kepada Menag,
untuk dipilih dan ditetapkan sesuai ketentuan," jelasnya.
Proses seleksi, sejak
tahap awal hingga akhir berjalan lancar, sesuai ketentuan. Karopeg bersyukur
dan menyampaikan apresiasi kepada pansel dan tim sekretariat di Biro
Kepegawaian yang telah bekerja keras dalam proses seleksi ini.
Saefudin menambahkan,
Kemenag juga melangsungkan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)
Madya/Eselon I. Sudah dilakukan tahap wawancara dan hasilnya telah diserahkan
oleh Panitia Seleksi (Pansel) ke tim Sekretariat hari ini. Pansel menunggu
hasil asesmen kompetensi manajerial dan sosio kultural yang dilakukan oleh
Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hasil tersebut paling lambat diserahkan pada 8
Juli 2020.
"Hasil wawancara
dan asesmen kompetensi akan dibahas bersama pada sidang pleno pansel,
rencananya digelar 12 Juli mendatang," tuturnya.
Untuk JPT Madya,
Menag selaku PPK akan mengusulkan tiga calon terbaik kepada Presiden. Usulan
Menag selanjutnya dibahas dalam sidang TPA (tim penilai akhir). "JPT Madya
terpilih akan dituangkan dalam Kepres, untuk selanjutnya dilantik oleh
Menag," tandasnya.
(kemenag.go.id)
Lihat juga: Hasil
Akhir Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Agama Tahun 2020