Riau (Kemenag)- Kanwil Kemenag Riau melalui MAN 2 Pekanbaru mengadakan kegiatan Diskusi Publik Pendidikan tentang Implementasi Kurikulum Merdeka, Kecakapan Digital dan Kearifan Lokal bersama Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, Rektor Unilak Dr H Junaidi S.S M Hum, dan Kabid Penmad Dr H Muliardi M Pd, Jumat 7 Oktober 2022.
Diskusi
Publik Pendidikan yang juga merupakan Kuliah Umum Perdana bagi 30 Mahasiswa
Pasca Sarjana adalah implementasi kerjasama Kemenag Riau dengan Uiversitas
Lancang Kuning (Unilak). Kerjasama tersebut tertuang dalam beberapa MoU
yang ditandatangani oleh Kakanwil Kemenag Riau, Rektor Unilak dan Kepala MAN 2
Pekanbaru, meliputi Implementesion Agreement Sekolah atau Pengenbangan
Pendidikan Pasca Sarjana, kerjasama Pusat Teknologi Informasi Pembelajaran dan e
Office.
Mahyudin diawal diskusi menyebutkan, diskusi pendidikan ini merupakan bagian dari kuliah perdana bagi guru-guru yang sedang kuliah magister di Pascasarjana Unilak. MoU dengan Unilak sangat menguntungkan kedua belah pihak.
"Bidang kerjasama ada penelitian, penulisan jurnal/karya tulis ilmiah, pengabian kepada masyarakat ini bisa dengan digitalisasi madrasah dalam rangka percepatan. Saat ini di Riau ada lebih dari 28.500 orang guru dan pengawas di bawah Kanwil Kemenag, ini potensi yang besar, maju atau tidaknya sekolah/madrasah tergantung pada sumber daya yang baik." ujar Mahyudin
Didepan kepala sekolah dan guru, Rektor Unilak Dr Junaidi mengawali diskusi dengan sosialisasi E-Office (kantor elektronik) yang akan diterapkan di sekolah madrasah. Diawal, MAN 2 Pekanbaru menjadi sekolah pertama yang menerapkan E-Office, aplikasi ini akan diberikan secara gratis bagi sekolah yang berada di wilayah Kemenag.
"Keuntungan E-Office surat menyurat terasip secara langsung, sangat memudahkan. Mau mendisposisikan surat bisa dari mana saja, kepala sekolah berada di Jakarta maka bisa disposisikan, dari kebun sawit juga bisa disposisikan. Penerapan E-Office merupakan wujud implementasi dari MoU Unilak, ini gratis tidak perlu bayar, sumbangsih Unilak untuk sekolah di bawah Kemenag,” sebut Junaidi.
Kegiatan dihadiri oleh Kakankemenag dan Kasi Pendidikan Madrasah Kabupaten/ Kota, Pihak Unilak, Kepala Madrasah Aliyah dan Mahasiswa Pasca Sarjana Unilak yang merupakan guru- guru Madrasah.