0 menit baca 0 %

Kepala Kankemenag Siak Bersama Jajaran Ikuti Upacara Peringatan HSN Tingkat Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) - Senin, (23/10/2023), Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Siak Tahun 2023 dipusatkan pelaksanaannya di Pondok Pesantren Al Muttaqien, Kecamatan Bungaraya. Upacara yang dipimpin oleh Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si ini diikuti oleh Wakil Bupati Siak, Pejab...

Siak (Inmas) - Senin, (23/10/2023), Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Siak Tahun 2023 dipusatkan pelaksanaannya di Pondok Pesantren Al Muttaqien, Kecamatan Bungaraya. Upacara yang dipimpin oleh Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si ini diikuti oleh Wakil Bupati Siak, Pejabat Daerah Kabupaten Siak, seluruh Pejabat Kementerian Agama Kabupaten Siak meliputi Kepala Kankemenag Siak, Kepala Subbag TU, Kepala Seksi/Penyelenggara, Pengawas Madrasah/PAI, Kepala Madrasah Negeri, Kepala KUA, Penghulu Agama Islam PNS/PPPK, Penyuluh Agama Islam PNS/PPPK, ASN Kemenag Kabupaten Siak.

Upacara yang berjalan dengan khidmat ini diikuti oleh ratusan santri perwakilan dari Pondok Pesantren Se Kabupaten Siak. Untuk kemeriahan acara, sejumlah penampilan santri dipertunjukkan dihadapan seluruh tamu undangan dan peserta upacara. Bupati Siak, dalam amantanya menyebut santri memiliki potensi yang besar menjadi agen perubahan masyarakat selepas menempuh pendidikan di pondok pesantren, karena sebagai lembaga pendidikan para santri, pondok pesantren perlu terus didukung eksistensinya agar terus dapat berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.

Bupati Siak menjelaskan, santri telah memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada masa penjajahan, santri berperan penting dalam menyebarkan semangat nasionalisme dan melawan penjajah. Selain itu, santri juga memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Santri telah berkontribusi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Setelah upacara, H. Erizon Efendi menyampaikan, peringatan Hari Santri Nasional tahun 2023 mengusung tema "Jihad Santri Jayakan Negeri", diangkat berdasar fakta bahwa sejatinya pesantren adalah laboratorium kemanusiaan, dan juga tempat menyemai ajaran Islam untuk menjayakan negeri. Semangat tersebut bisa menginspirasi santri berkontribusi merawat perdamaian dan terus berdaya menjaga harkat dan martabat kemanusiaan demi kejayaan negeri. (Hd)