Siak (Inmas) - Selasa, (08/08/2023), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd membuka secara resmi kegiatan "Berbagi Kurma Manis (Kurikulum Merdeka Madani Nasional Islami) bersama komunitas belajar "KOPI" (Kumpulan Orang Paling Inovatif) Kabupaten Siak dan Tim Tanoto Foundation dari Jakarta dan Provinsi Riau. Kegiatan ini ditaja oleh KKMI Siak, KKG MI 007 Siak, KKG MI 008 dan KKG MI 0011 Siak.
Selain membuka kegiatan, H. Erizon Efendi juga menjadi narasumber dengan menyampaikan materi tentang “Sosialisasi Kebijakan Kurikulum Merdeka dan Pedoman Kurikulum Merdeka”. Mengawali materinya, beliau menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka adalah Metode Pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat siswa. Para pelajar dapat memilih pelajaran apa saja yang ingin dipelajari sesuai bakat yang dimilikinya.
"Untuk suksesnya Implementasi Kurikulum Merdeka ini perlu kerjasama dan komitmen yang Kuat dari madrasah selaku penyelenggara pendidikan dan semua pendidik harus memahami betul tentang apa yang dimaksud dengan istilah proses pembelajaran. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita bisa memahami bagaimana konsep Kurikulum Merdeka itu dan bagaimana cara menerapkannya di madrasah," jelasnya. (Hd)