0 menit baca 0 %

Kepala Kankemenag Siak Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1444 H/2022 di Masjid Abdul Djalil Muzhaffar Syah

Ringkasan: Siak (Inmas) - Bertempat di Masjid Abdul Djalil Muzhaffar Syah, Kecamatan Mempura, Pemerintah Daerah kabupaten Siak melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H/2022 M, Rabu, (26/10/2022) dengan mengundang Penceramah dari Pekanbaru Ustadz Marhalim, S.Ag.

Siak (Inmas) - Bertempat di Masjid Abdul Djalil Muzhaffar Syah, Kecamatan Mempura, Pemerintah Daerah kabupaten Siak melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H/2022 M, Rabu, (26/10/2022) dengan mengundang Penceramah dari Pekanbaru Ustadz Marhalim, S.Ag. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Siak, H. Husni Merza, B.BA., MM, Seluruh Pejabat, Kepala OPD, Forkopimda, ASN, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat para undangan lainnya dan masyarakat sekitar termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Siak  menjelaskan, bahwa peringatan Maulid Nabi, maksud dan tujuannya adalah agar semakin faham terhadap segala segi kehidupan Rasulullah yang diberi gelar Al-Amien yaitu sosok pribadi yang jujur dan terpercaya. Kepribadian yang ditampilkan oleh Rasulullah, mengandung tantangan cukup berat karena selain harus memperhatikan dan menciptakan Ukhuwah (persaudaraan) baik dikalangan kaum muslimin dan muslimat, juga dituntut untuk mengundang simpatik dari masyarakat yang tidak seagama, melalui akhlaq mahmudah, yakni prilaku yang terpuji serta saling sayang menyayangi tanpa melihat perbedaan suku, agama dan status sosial, karena tugas rosul adalah memberi rahmat bagi seluruh alam.

Sementara itu, dalam ceramah yang disampaikannya, Ustadz Marhalim dalam kajian ceramahnya benyak mengupas tentang sejarah, keperibadian, keunggulan serta perjuangan nabi sehingga sampai sekarang bahkan sampai hari kiamat kelak ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW masih diyakini dan dilaksanakan oleh ummatnya yang selalu taat.

Selain itu, al-Ustadz juga menjelaskan tentang pentingnya akhlak dan ilmu yang dapat meningkatkan derajat manusia. Hal ini dengan mencontoh Rasulullah yang menjadi teladan baik di kehidupan sehari-hari. “Hidup lebih mulia jika kita mempunyai akhlak yang baik dan diikuti dengan pengetahuan ilmu yang baik. Serta memberikan contoh tentang bagaimana kita mencintai Rasulullah dari hal yang sederhana, seperti adab sehari-hari sehingga dapat dijadikan amalan di kehidupan mereka”, ujarnya. (Hd)