DURI (Inmas) - Sebagai salah
satu upaya dalam pengembangan keprofesian bagi guru dan kepala madrasah di
lingkungan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTs Mandau & Bathin Solapan, pada
Selasa, 22 Agustus 2023 diselenggarakan pembukaan pelatihan Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (PKB) MTs se Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan yang
merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Agama RI dan Bank Dunia. Kegiatan
tersebut bertempat di gedung pertemuan Pondok Pesantren Hubbulwathan Riau yang
dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Bengkalis, Drs. H. Khaidir.
Kegiatan pembukaan diawali
dengan pembacaan ayat suci Al Quran oleh siswa MTs Hubbulwathan, pembacaan doa
oleh Nana Nasiruddin, S.Pd, kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan
Indonesia Raya, dan Mars Madrasah oleh seluruh peserta.
Asni, S.Pd.I, selaku ketua
KKM MTs Mandau dan Bathin Solapan menyampaikan bahwa acara ini diikuti oleh
pengurus KKM, kepala madrasah dan anggota pokja yang meliputi MGMP Bahasa
Indonesia, MGMP Matematika, MGMP Bahasa Inggris, dan MGMP IPA di lingkungan KKM
MTs N 4 Bengkalis.
“Kegiatan ini diikuti oleh
96 peserta yang terdiri dari unsur kepala madrasah, pokja MGMP Bahasa
Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA yang berada di lingkungan KKM
MTs Negeri Bengkalis, sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan
Islam Nomor 1324 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kelompok Kerja Guru
Dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tahun Anggaran 2023“.
Kegiatan ini diikuti oleh
seluruh peserta dengan tetap penuh semangat dan antusias.
Dalam sambutannya kepala
Kemenag Kab. Bengkalis Drs. H. Khaidir menyampaikan tentang pentingnya guru
memiliki karakter yang ramah pada peserta didik dan selalu mengupdate dan
mengupgrade diri agar menjadi guru yang selalu mengikuti perkembangan zaman
“Guru itu harus memiliki
karakter yang ramah pada anak. Mengajarlah dengan hati, jangan seperti robot
yang tak memiliki hati. Guru harus selalu memperbaharui diri dengan senantiasa
menambah ilmu agar peserta didik dapat terlayani dengan baik dan dapat
mengikuti perkembangan zaman“.
Acara ditutup dengan
pengisian materi moderasi beragama oleh Kakankemenag Bengkalis dan Kepala Kasi
Penmad Bengkalis.
Setelah acara pembukaan
Pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) selesai, dilanjutkan
dengan sesi foto bersama. Beberapa pokja, masing-masing juga langsung
melaksanakan kegiatan materi Implementasi kurikulum merdeka di ruangan
masing-masing.