0 menit baca 0 %

KEPALA KUA KECAMATAN LOGAS TANAH DARAT MENGIKUTI ACARA PENGUKUHAN DAN PEMBUKAAN RAPAT KERJA UNIT PENGUMPULAN ZAKAT SE-KABUPATEN KUANTAN SINGINGI PERIODE 2023-2028

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Edi Erianto YS, S.Ag Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Logas Tanah Darat Mengikuti serangkaian acara pengukuhan dan rapat kerja unit pengumpulan zakat periode 2023-2028. Rabu (1/2/2023).Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan Baznas Propinsi Riau, Pengurus Baznas Kabupaten Ku...

Kuansing ( inmas ) Edi Erianto YS, S.Ag Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Logas Tanah Darat Mengikuti serangkaian acara pengukuhan dan rapat kerja unit pengumpulan zakat periode 2023-2028. Rabu (1/2/2023).

Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan Baznas Propinsi Riau, Pengurus Baznas Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Kuantan Singingi, Waka I DPRD, para Camat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kuantan Singingi, Kabag Kepala OPD Lingkup Pemerintah Daerah Kuansing.

Dalam sambutannya Plt.  Suhardiman Amby mengatakan, potensi zakat di Kabupaten Kuantan Singingi cukup besar. Disamping itu, agar pengumpulan zakat optimal perlu diberitahukan kepada masyarakat, kepada para ASN, termasuk para petani, bahwa Zakat, Infak, Sedekah termasuk bagian untuk keselamatan jasmani, rohani, dan akhirat.

Diharapkan kepada UPZ yang baru saja dikukuhkan, agar mulai mengidentifikasi potensi zakat mulai dari tingkat RW/RT dan tidak lupa untuk memantau masyarakat yang layak menerima zakat seperti masyarakat miskin dipedesaan se-Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuannya untuk menuntaskkan persoalan kemiskinan di Kuantan Singingi.

Pimpinan Baznas Provinsi Riau DR. Yahanan, M.Sy dalam sambutannya menyampaikan harapan kenaikan pengumpulan zakat setiap kabupaten akan mencapai target yang sudah ditandatangani bersama.
“Saat ini Kabupaten Kuantan Singingi berada di posisi ke empat di Provinsi Riau dengan jumlah total pengumpulan sejumlah Rp. 10 Miliar pertahun. Sedangkan urutan pertama tingkat keberhasilan pengumpulan zakat diraih oleh kota Pekanbaru, disusul Siak, dan Kampar.” Ujar Dr. Yahanan, M.Sy. ( NW )