Mandau (Inmas) – Kepala KUA Kecamatan Mandau Saim, ikut hadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Tahun 2023 di aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis pada sabtu lalu tanggal 04 Januari 2023.
Rapat Kerja Nasional atau yang disingkat dengan Rakornas tersebut dilaksanakan secara virtual meeting dan di pimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir. Dalam rapat tersebut tampak hadir Kasubbag TU H. Zulkarnaen, Kasi Pendidikan Madrasah, seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Bengkalis, dan Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Bengkalis yang berjumlah 20 orang.
Dalam rapat tersebut, Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil, menyampaikan dan mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk tidak melakukan praktik korupsi atau pungli dalam semua proses penyelenggaraan program di Kementerian Agama.
“Saya minta kita semua berkomitmen untuk hilangkan praktik korupsi di Kementerian Agama. Jangan ada pungli dalam pengadaan barang / jasa. Begitu juga untuk pimpinan satker agar membuat surat edaran larangan praktik koruptif di lingkungan kerja maupun lembaga pendidikan. Upaya untuk menghilangkan korupsi bahkan harus dimulai dari hal sederhana” jelasnya.
Jajaran Kementerian Agama harus terlibat secara intensif dalam upaa menjernihkan setiap isu krusial di masyarakat, melalui penjelasan yang efektif dan edukatif baik secara langsung maupun melalui media sosial atau konten publikasi.
Mentri Agama juga memberikan salah satu contohnya bahwa berdasarkan kajian dan data-data yang terkumpul dari berbagai kajian dan survei, kondisi, peta, serta isu keagamaan pada tahun 2023 diperkirakan akan mengalami eskalasi dinamis karena memasuki tahun politik. Isu politik, polarisasi umat, politik identitas, penggunaan simbol agama dalam ruang publik, atau pemanfaatan rumah ibadah sebagai tempat kampanye, black campaign dan sebagainya akan muncul kembali ke permukaan jika tidak dilakukan antisipasi dengan baik.
Dalam hal ini, Kementerian Agama hadir dengan paradigma baru yaitu menjadi strategic partner bagi semua stakeholder di Kementerian Agama, kehadirannya untuk memberikan solusi bukan menjadi bagian dari masalah tersebut. Tahun ini kita dukung dan bantu secara maksimal karena Kementerian Agama Republik Indonesia mempunyai target satu juta sertifikat halal gratis. Tapi jangan berhenti dan merasa puas sampai di sana, karena kita harus melakukan lompatan sehingga pada tahun 2024 nanti bisa mencapai sepuluh juta produk bersertifikat halal. Ujarnya.
Diakhir rapat, Menteri Agama berpesan agar seluruh jajarannya ikut berupaya dalam mencegah politisasi agama baik di rumah ibadah maupun lingkungan masyarakat. Dan sudah menjadi tugas ASN kementerian Agama untuk memastikan kerukunan umat tetap terjaga baik di tahun politik ini.