Mandau (Inmas) – Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Mandau Saim, ikuti upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama tingkat Kabupaten Bengkalis yang ke-77 di lapangan tugu Kabupaten Bengkalis. Senin (09/01/2023).
Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir, Kasubbag TU H. Zulkarnaen, seluruh Kepala Seksi Kemenag Bengkalis, seluruh Kepala KUA se Kabupaten Bengkalis, Kepala Madrasah se Kabupaten Bengkalis, Guru-guru Madrasah, dan Tokoh Agama beserta tamu undangan.
Upacara berlangsung dengan khidmat dan yang menjadi inspektur dalam upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso. Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih yang dibawakan oleh anggota paskibraka dari Pondok Pesantren Nurul Hidayah Kecamatan Bantan dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu wajib indinesia raya dan mars HAB yang dinyanyikan oleh paduan suara dari MAN Kecamatan Bengkalis, setelah itu ada juga penampilan pencak silat, senam lantai yang dipersembahkan dari santriwan/santriwati Pondok pesantren Nurul Hidayah Bantan.
Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso dalam membaca amanah dari Menteri Agama RI, menyampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bakti pada tahun ini sebagai salah satu langkah kita bersama dan seluruh pegawai ASN Kementerian Agama untuk memperbaiki niat dalam pengabdian dan pelayanan kepada umat, sekaligus sebagai penanda sejarah panjang pengabdian Kementerian Agama dalam melayani seluruh umat beragama yang ada di Indonesia sehingga dapat membangun semangat dan berinovasi dalam menjadikan Kementerian Agama yang lebih maju kedepannya.
Wakil Bupati ini juga mengatakan bahwa saat ini Kementerian Agaama telah terlihat perubahannya. Tampak birokrasinya lebih lincah dan responsif. Dengan bermacam inovasi digital juga terus dilakukan, mulai dari pusat hingga daerah. Semua merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Peringatan HAB ke-77 mencanangkan tagline Kerukunan Umat Untuk Indonesia Hebat. Tugas berat harus ditunaikan oleh ASN Kementerian Agama. Kerukunan sangat fluktuatif dan dinamis, kerukunan juga sering menguji kita, apalagi menjelang Pemilu 2024 nantinya.” Ujarnya
Wakil Bupati ini juga melanjutkan bahwa di tahun politik ini, sangat tinggi potensi terjadinya ketidak rukunan pada masyarakat akibat pilihan politik yang berbeda-beda. “penggunaan politik identitas menjelang pemilu harus diantisipasi agar kerukunan umat tidaklah terkotori. Kita semua harus belajar dari apa yang telah terjadi saat pesta demokrasi sebelumnya, dimana masyarakat menjadi terbelah yang hingga saat ini masih terus dirasakan terutama di media sosial.” Ungkapnya
Keluarga besar Kementerian Agama dan Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam membangun suasana rukun dan damai, agar perjalanan dan tahapan pemilu dapat dijalankan sesuai dengan pengertian sesungguhnya.
Diakhir pelaksanaan upacara HAB tersebut, Wakil Bupati juga mengucapkan selamat kepada ASN Kementerian Agama yang menerima penghargaan satyalancana. “Selamat kepada para penerima penghargaan, semoga penghargaan tersebut menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja ASN Kementerian Agama dan Semoga Kementerian Agama terus berjaya serta menjadi pelayan masyarakat yang terbaik”. Ucapnya